Manchester United Ambil Keputusan Final Terkait Jadon Sancho, Dicap Transfer Terburuk Sepanjang Masa

1 week ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dilaporkan telah membuat keputusan final terkait masa depan Jadon Sancho, dengan rencana untuk melepas sang penyerang Inggris secara bebas transfer pada musim panas ini.

Langkah ini diambil setelah perjalanan karier Sancho yang penuh tantangan di Old Trafford sejak kedatangannya. Klub berharap dapat mengurangi beban gaji signifikan sebesar 200 ribu pounds per pekan dari anggaran dengan kepergiannya.

Keputusan ini menandai berakhirnya saga transfer yang panjang bagi pemain yang didatangkan dengan nilai fantastis. Sancho, yang ditebus seharga 71 juta pounds dari Borussia Dortmund pada musim panas 2021, gagal menunjukkan sinarnya secara konsisten bersama Manchester United.

Situasi ini juga menjadi penegas bahwa klub ingin melakukan restrukturisasi skuad secara menyeluruh. Kepergiannya diharapkan dapat memberikan ruang bagi Manchester United untuk mendatangkan pemain baru yang lebih sesuai dengan visi dan strategi tim, sekaligus memberikan fleksibilitas finansial yang lebih besar.

Perjalanan Penuh Tantangan Jadon Sancho di Old Trafford

Jadon Sancho tiba di Manchester United pada musim panas 2021 dengan ekspektasi tinggi, setelah ditebus dari Borussia Dortmund dengan mahar 71 juta pounds. Transfer ini kala itu disebut-sebut sebagai salah satu pembelian terbesar klub. Namun, performa Sancho di lapangan tidak pernah mencapai level yang diharapkan oleh para penggemar dan manajemen.

Selama 83 penampilannya bersama Setan Merah di semua kompetisi, Sancho hanya mampu mencatatkan 12 gol dan enam assist. Angka ini jauh di bawah kontribusinya saat masih berseragam Dortmund. Ia juga hanya tampil tiga kali untuk klub sejak akhir musim 2022-23, menunjukkan minimnya peran yang dimainkannya dalam beberapa waktu terakhir.

Salah satu faktor utama yang memperburuk situasinya adalah perselisihan publiknya dengan pelatih Erik ten Hag. Konflik ini semakin memperkeruh suasana dan membuat posisinya di skuad utama Manchester United semakin terpinggirkan. Akibatnya, Sancho kini sering disebut sebagai salah satu kegagalan transfer terbesar dalam sejarah modern klub.

Masa Peminjaman dan Upaya Mencari Kembali Performa Terbaik

Dalam upaya untuk mendapatkan kembali menit bermain dan performanya, Jadon Sancho telah menjalani beberapa masa peminjaman. Ia sempat kembali ke Borussia Dortmund dan juga menghabiskan waktu di Chelsea. Periode peminjaman ini diharapkan dapat memberinya kesempatan untuk menemukan kembali sentuhan terbaiknya di lapangan hijau.

Selama musim 2024-25, Sancho memiliki masa peminjaman yang relatif sukses di Chelsea, di mana ia berhasil mencetak lima gol dan mencatatkan 10 assist dalam 41 penampilan di semua kompetisi. Performa ini sempat membuat Chelsea mempertimbangkan untuk merekrutnya secara permanen. Namun, tuntutan gaji yang tinggi menjadi kendala, dan Chelsea akhirnya membayar denda 5 juta pounds kepada Manchester United karena tidak memenuhi kewajiban pembelian 25 juta pounds. Saat ini, Sancho sedang menjalani masa peminjaman di Aston Villa. Ia telah membuat 25 penampilan untuk tim asuhan Unai Emery musim ini, dengan kontribusi satu gol dan satu assist. Meskipun belum kembali ke performa puncaknya, pengalaman di klub-klub berbeda ini diharapkan dapat membantu Sancho membangun kembali kariernya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |