Manchester United Punya Kesempatan Rekrut Bintang Chelsea Setelah Rekaman Pertandingan Muncul

1 week ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United mendapat kesempatan sempurna untuk merekrut bintang Chelsea, Cole Palmer, musim panas ini. Itu setelah sikap yang ditunjukkannya dalam pertandingan melawan Burnley pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, di Stamford Bridge, Sabtu (21/2/2026), yang berakhir 1-1.

Palmer tidak berada di lapangan saat gol penyeimbang tercipta setelah ia diganti segera setelah Wesley Fofana menerima kartu merah. Dan, reaksinya terhadap pergantian pemain tersebut menunjukkan betapa tidak nyamannya saat ini di klub.

Palmer, yang telah digambarkan sebagai 'superstar' dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di Liga Inggris, telah menjalani musim yang sulit secara individu setelah menghadapi sejumlah masalah cedera.

Dengan Chelsea berjuang untuk mendapatkan tempat di Liga Champions musim depan, ada beberapa spekulasi bahwa klub London barat itu dapat mencoba menjual aset berharga mereka.

Terlebih, MU dikabarkan tertarik untuk melakukan kesepakatan, dan sang pemain dikatakan terbuka untuk pindah ke klub yang ia dukung sejak kecil.

Palmer Tak Senang Diganti

The Blues mengklaim bahwa pemain internasional Inggris itu 'takkan tersentuh', dan ia terikat kontrak dengan klub hingga 2033. Tapi, jelas bahwa saat ini semuanya tidak sempurna.

Setelah Fofana diusir, respons langsung Liam Rosenior adalah mengganti Palmer dengan bek Tosin untuk mempertahankan keunggulan dan memastikan tim tetap memiliki lini belakang yang kuat.

Namun, Palmer jelas tidak senang dengan keputusan tersebut dan memastikan semua orang mengetahuinya, karena kamera menangkapnya menggelengkan kepala, mengusap wajahnya, dan secara umum terlihat sangat frustrasi.

Tawarkan Biaya Transfer Besar

Jelas bahwa Palmer ingin menjadi pemain utama, dan orang yang diandalkan tim ketika keadaan sedang buruk. Ia berkembang di bawah tekanan itu dan saat itulah ia berada dalam performa terbaiknya.

Tampaknya Chelsea berusaha untuk tidak terlalu bergantung padanya, dan dengan adanya tanda tanya mengenai masa depan Bruno Fernandes di tengah minat dari Arab Saudi dan tempat lain, ini tampaknya menjadi kesempatan sempurna bagi MU untuk bergerak dan benar-benar membuat semua orang berpikir dalam skenario ini.

Menawarkan biaya transfer yang besar kepada Chelsea kemungkinan akan menggoda mereka, karena sudah diketahui bahwa Palmer akan pindah. Mendatangkan pemain berkualitas seperti dia juga akan membantu mengurangi dampak buruk bagi penggemar Man Utd jika Fernandes pergi.

Merindukan Kampung Halaman

Pemain berusia 23 tahun itu memang lahir di Wythenshawe dan tumbuh sebagai pendukung Manchester United. Meski kini bersinar bersama Chelsea, cerita soal akar dan masa kecilnya kembali mencuat.

Palmer saat ini masih terikat kontrak panjang di Stamford Bridge hingga 2033. Namun rumor yang berkembang menyebut suasana ibu kota Inggris membuatnya sesekali menoleh ke utara.

Isu masa depan Cole Palmer kembali jadi bahan perbincangan panas. Kabar yang beredar menyebut sang playmaker mulai merindukan kampung halamannya di Manchester.

Barcelona vs Levante: Gelandang Jadi Penentu, Blaugrana Kembali ke Puncak Klasemen

Read Entire Article
Bisnis | Football |