Manchester United Rebutan Pelatih dengan Tottenham, Sosok Ini yang Diincar!

6 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan mencari manajer baru untuk Premier League musim 2026/2027 kini mulai memanas lebih awal. Nama Roberto De Zerbi secara mengejutkan menjadi sosok yang paling diburu di tanah Inggris saat ini, termasuk oleh Manchester United.

MU dikabarkan tengah melakukan pemantauan yang sangat intens terhadap pelatih berkebangsaan Italia tersebut. Kubu Setan Merah memiliki ambisi besar untuk membangun fondasi tim baru dengan karakter permainan yang lebih ofensif.

Di waktu yang bersamaan, Tottenham Hotspur juga ikut meramaikan perburuan tanda tangan sang pelatih. Spurs sangat membutuhkan figur visioner yang mampu membangkitkan kembali mentalitas juara dalam skuad mereka.

Perseteruan dua klub raksasa ini diperkirakan akan berlangsung sangat ketat demi mendapatkan jasa De Zerbi. Baik United maupun Tottenham sama-sama mengusung ambisi tinggi untuk segera kembali bersaing di jalur juara.

Magnet Taktik Menyerang De Zerbi

De Zerbi dikenal luas sebagai juru taktik yang mengusung filosofi permainan atraktif di lapangan. Gaya bermain yang ia terapkan dinilai sangat selaras dengan budaya sepak bola Inggris yang identik dengan kecepatan tinggi.

Petinggi Manchester United dan Tottenham dilaporkan sangat mengagumi skema menyerang yang menjadi ciri khas sang pelatih. Mereka meyakini bahwa kehadiran De Zerbi mampu memberikan transformasi instan terhadap performa tim.

Hal yang cukup menarik adalah kedekatan hubungan personal antara pelatih flamboyan ini dengan sosok Pep Guardiola. Faktor tersebut bahkan sempat memicu spekulasi bahwa dirinya mungkin akan berlabuh ke Manchester City.

Namun, kabar terbaru justru menunjukkan bahwa De Zerbi lebih tertarik untuk memimpin proyek pembangunan di Old Trafford. Ia diklaim sudah siap untuk mengambil tantangan besar guna membangkitkan kejayaan The Red Devils.

Situasi Darurat di London Utara

Kondisi berbeda justru sedang dialami oleh internal Tottenham Hotspur yang saat ini berada dalam fase kritis. Klub yang bermarkas di London Utara tersebut kini tertahan di posisi yang mengkhawatirkan, tepat di atas zona degradasi.

Margin poin mereka saat ini hanya terpaut satu angka saja dari jurang degradasi Premier League. Situasi genting ini memicu manajemen Spurs mulai kehilangan kepercayaan terhadap kinerja jajaran pelatih saat ini.

Igor Tudor yang belum lama menjabat sebagai manajer juga tengah berada di bawah tekanan yang luar biasa berat. Sejak pertama kali menangani Tottenham, ia dianggap gagal memberikan perubahan positif bagi performa tim.

Mantan pelatih Juventus tersebut harus menerima kenyataan pahit setelah menelan tiga kekalahan beruntun di laga awal. Rentetan hasil negatif ini membuat masa depan Tudor sebagai juru taktik kini berada di ujung tanduk.

Kendati performa tim sedang merosot tajam, manajemen Spurs dikabarkan belum akan mengambil keputusan untuk mendepak Tudor. Ia masih mendapatkan satu kesempatan terakhir guna membuktikan kapasitas taktiknya di pertandingan mendatang.

Manchester United Tambahkan Nama Kejutan ke Daftar Belanja Musim Panas

Read Entire Article
Bisnis | Football |