Manchester United Tembus Empat Besar: Tuah Michael Carrick dan Trio Baru yang Makin Padu

9 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Sesuatu yang luar biasa tengah berkembang di dalam skuad Manchester United saat ini. Hal ini bukan sekadar soal kemenangan tipis 1-0 atas Everton, melainkan harmoni yang mulai tercipta di lini serang mereka.

Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko kini menjadi nyawa baru bagi serangan Setan Merah. Ketiga pemain tersebut mulai menunjukkan kualitasnya setelah sempat diragukan oleh banyak pihak.

Michael Carrick selaku pelatih interim tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya terhadap performa ketiga pemain tersebut. Ia menyaksikan langsung kolaborasi ketiganya saat mencetak gol kemenangan di Stadion Hill Dickinson, Selasa (24/2/2026).

Sesko yang masuk menggantikan Amad Diallo pada awal babak kedua terbukti menjadi keputusan yang sangat brilian. Penyerang muda tersebut tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan kelasnya di depan gawang.

Gol kemenangan tercipta 19 menit sebelum pertandingan berakhir melalui skema serangan balik yang sangat cepat. Kerja sama apik dimulai dari umpan terobosan Cunha kepada Mbeumo yang kemudian diselesaikan dengan sempurna oleh Sesko.

Peran Cunha: Lebih dari Sekadar Pengumpan

Banyak pihak memberikan apresiasi atas umpan kunci yang dilepaskan oleh Matheus Cunha pada laga tersebut. Namun, Carrick justru melihat kontribusi yang jauh lebih dalam dari sekadar statistik penyerangan.

Keputusan menarik keluar Cunha di menit akhir untuk memasukkan bek Ayden Heaven menjadi bukti besarnya peran sang pemain. Carrick menilai pemain asal Brasil itu telah bekerja sangat keras dalam membantu pertahanan tim.

Menurut Carrick, Cunha melakukan tugas bertahan dengan sangat baik sepanjang babak kedua pertandingan berlangsung. Performa kolektif tim dalam meredam tekanan Everton dianggap sebagai kunci kesuksesan malam itu.

Carrick menekankan bahwa kerja keras para pemain di lapangan akan selalu membuahkan hasil yang manis. Ia sangat yakin United memiliki barisan penyerang yang sangat mematikan jika diberikan ruang yang tepat.

Bryan Mbeumo juga ditarik keluar setelah menuntaskan tugasnya sebagai ujung tombak utama tim. Kontribusinya dalam proses terciptanya gol kemenangan menjadi nilai tambah bagi performa impresifnya.

Kebangkitan Sesko

Benjamin Sesko kini tengah menikmati masa-masa terbaiknya setelah sempat kesulitan di awal kedatangannya. Pemain asal Slovenia ini sebelumnya hanya mampu mengemas dua gol dari 22 penampilan awal sejak dibeli dari RB Leipzig.

Namun, peta kekuatan berubah drastis sejak pemecatan Ruben Amorim pada bulan Januari lalu. Di bawah arahan Michael Carrick, Sesko bertransformasi menjadi penyerang yang jauh lebih tajam dan efektif. Catatannya sangat mengesankan dengan torehan enam gol hanya dalam tujuh pertandingan terakhir yang dijalaninya. Perubahan ini dianggap sebagai sebuah transformasi luar biasa bagi pemain yang sempat kehilangan sentuhannya. Uniknya, Sesko belum pernah sekalipun dipasang sebagai pemain inti dalam enam laga terakhir di bawah asuhan Carrick. Meski selalu turun dari bangku cadangan, dampak yang ia berikan terhadap hasil pertandingan sangat signifikan. Saat menghadapi Everton, Sesko hanya memerlukan waktu singkat untuk mengubah dinamika permainan di lapangan. Ia melepaskan tembakan melengkung yang sangat akurat sehingga gagal diantisipasi oleh Jordan Pickford.

Read Entire Article
Bisnis | Football |