Marseille Tancap Gas Cari Pelatih Anyar, Usai De Zerbi Angkat Kaki

2 weeks ago 22

Liputan6.com, Jakarta - Marseille tak mau larut dalam kekecewaan setelah kekalahan telak 0-5 dari PSG pada laga lanjutan Ligue 1, Senin (9/2/1015). Klub asal Prancis itu langsung tancap gas mencari pengganti Roberto De Zerbi yang resmi berpisah atas kesepakatan bersama.

Nama Habib Beye kini mencuat sebagai kandidat terkuat. Mantan bintang Newcastle dan eks pemain Olympique de Marseille periode 2003-2007 itu disebut hampir menyelesaikan proses penunjukan, meski masih terikat kontrak dengan Rennes. Pergantian di bangku cadangan ini jadi respons cepat manajemen usai hasil memalukan di Paris.

De Zerbi sendiri sempat mengkritik performa timnya dan mengakui situasi sulit yang dihadapi.

Marseille ingin memastikan musim tidak runtuh begitu saja, terutama dengan posisi mereka yang masih bersaing di papan atas Ligue 1.

Kata-kata Terakhir De Zerbi yang Penuh Kekecewaan

Usai kekalahan dari PSG, De Zerbi tak menahan uneg-unegnya.

“Ini masa sulit. kami menampilkan performa bagus melawan Rennes dan Lens, dan kemudian semuanya berakhir dengan kekecewaan. Sekali lagi, saya meminta maaf kepada para penggemar,” ujar De Zerbi, dilansir Goal.com.

Ia juga mengaku bingung dengan inkonsistensi tim.

“Saya tidak berada di dalam pikiran para pemain, saya tidak tahu apa yang sedang terjadi,” tambahnya.

Setelah berbicara dengan direksi, keputusan berpisah pun diambil. Dalam pernyataan resmi, klub menyebut perpisahan itu sebagai keputusan kolektif yang sulit demi kepentingan terbaik tim menghadapi tantangan akhir musim.

Habib Beye, Figur Lama yang Siap Kembali

Menurut laporan Le Parisien, Beye menjadi opsi paling realistis. Ia memahami kultur Velodrome dan punya kedekatan emosional dengan klub.

Meski Rennes baru saja kalah 0-3 dari tim De Zerbi pekan lalu, reputasinya tetap dianggap cukup untuk memimpin Olympique de Marseille.

Situasi ini juga berdampak pada Mason Greenwood, yang tampil impresif musim ini. Dengan keterbatasan opsi, manajemen ingin proses transisi berjalan cepat.

Beye dipandang sebagai figur yang bisa menjaga stabilitas ruang ganti sekaligus melanjutkan fondasi yang sudah dibangun.

Greenwood Bersinar, Marseille Menatap Strasbourg

Di bawah De Zerbi, Greenwood mencetak 22 gol dan disebut sang pelatih sebagai pemain kelas dunia. De Zerbi bahkan menilai pemainnya itu kini lebih manusiawi dan berkembang secara personal.

Marseille kini duduk di posisi keempat Ligue 1, terpaut 12 poin dari PSG. Tantangan berikutnya adalah Strasbourg pada Sabtu mendatang.

Belum jelas apakah pelatih baru sudah resmi memimpin di laga tersebut. Yang pasti, Marseille tak punya banyak waktu untuk beradaptasi jika ingin menjaga peluang finis di zona Eropa tetap hidup.   

LavAni Tak Terkalahkan! Samator Tumbang, Gelar Putaran Kedua Diraih

Read Entire Article
Bisnis | Football |