Mauricio Souza Respons Keraguan The Jakmania terhadap Persija Jakarta Juara BRI Super League

5 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza menanggapi banyaknya kritik dari The Jakmania terkait hasil negatif Macan Kemayoran dalam dua laga terakhir. Ia juga mengungkap sederet pengorbanan timnya dalam persaingan perebutan gelar BRI Super League 2025/2026.

Persija kembali mendapatkan hasil minor dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026. Terbaru, Macan Kemayoran ditahan oleh Dewa United Banten FC dengan skor 1-1 di Jakarta International Stadium, Minggu (15/3) malam.

Ini menjadi hasil imbang kedua di kandang secara beruntun yang didapat Persija. Sebelumnya Jordi Amat dan kolega juga dapat hasil serupa saat menjamu Borneo FC Samarinda pada 3 Maret lalu.

Dua hasil imbang di kandang membuat Persija kini tertahan di peringkat ketiga dengan 52 poin. Macan Kemayoran masih terpaut enam angka dari Persib Bandung di puncak klasemen, dan berselisih dua poin dari Borneo FC di urutan dua.

Situasi itu menghadirkan kritik dari suporternya sendiri. Bahkan tak sedikit The Jakmania yang mulai meragukan Macan Kemayoran dalam perebutan persaingan gelar juara musim ini.

Pahami Kekecewaan Suporter

Mauricio Souza sebagai pelatih Persija Jakarta, memahami adanya kritik yang ditujukan oleh suporter. Tapi, dia menegaskan bahwa kekecewaan penggemar juga dirasakan oleh pemain.

"Tentu saja para penggemar akan mengeluh. Perasaan para penggemar juga merupakan perasaan kami," kata Souza dalam jumpa pers pascalaga kontra Dewa United.

"Tetapi saya tidak melihat kurangnya semangat juang di lapangan, saya tidak melihat kurangnya perjuangan," tambahnya.

Persija Masih Lebih Baik dari Dewa United dan Borneo FC

Menurut Souza, penampilan Persija dalam dua laga terakhir tidak buruk. Bahkan bisa dibilang masih lebih baik ketimbang Dewa United Banten FC dan juga Borneo FC Samarinda.

Karena itu, Souza merasa kemenangan gagal diraih Persija bukan karena performa tim yang buruk. Dia kemudian menyinggung situasi tim yang tampil tanpa sejumlah pilar penting saat ditahan Dewa United.

"Hari ini kami tidak memiliki Alaaeddine (Ajaraie), kami tidak memiliki Allano (Lima), kami tidak memiliki Mauro (Zijlstra), dan kami tidak memiliki Paulo (Ricardo). Dan kami memainkan pertandingan pertama Jean (Mota) sebagai starter untuk tim," terang Souza.

"Kami memikul semua tanggung jawab kami. Jangan berpikir bahwa kalian lebih merasakan hasil ini daripada kami. Kami bisa saja mendapatkan empat poin lagi hari ini Borneo dan Dewa. Dan di kedua pertandingan itu, saya ulangi, baik Borneo maupun Dewa tidak lebih baik di lapangan daripada kami," jelasnya menambahkan.

Read Entire Article
Bisnis | Football |