Mengapa Kylian Mbappe Memilih Pemulihan Cedera Jalur Konservatif daripada Operasi?

7 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid kembali berada dalam situasi siaga pada lanjutan musim 2025/2026. Kondisi fisik Kylian Mbappe menjadi perhatian utama dan dia mulai sering absen karena cedera.

Penyerang andalan itu masih merasakan ketidaknyamanan pada lutut kirinya. Masalah tersebut telah berlangsung sejak Desember.

Cedera pertama kali muncul usai laga melawan Celta de Vigo. Klub sempat mengonfirmasi keseleo, namun tanpa pembaruan lanjutan.

Kini, Mbappe mengambil keputusan penting. Ia memilih jalur pemulihan konservatif, bukan operasi.

Cedera yang Tak Kunjung Tuntas

Menurut laporan terbaru dari AS, kekhawatiran terus meningkat di internal klub.

Selama berbulan-bulan, Mbappe tetap bermain meski belum sepenuhnya pulih. Keputusan tampil sering bergantung pada kondisinya sendiri.

Tanda bahaya kembali muncul jelang laga Liga Champions melawan Benfica. Intensitas rasa tidak nyaman meningkat.

Dalam sesi latihan di Valdebebas, masalah itu kembali terasa. Situasi ini memaksa evaluasi ulang.

Piala Dunia dan Kalkulasi Jangka Panjang

Pilihan tanpa operasi bukan tanpa alasan. Faktor terbesar adalah agenda internasional yang menanti.

Piala Dunia sudah di depan mata. Prosedur bedah berisiko besar mengganggu partisipasinya bersama Timnas Prancis.

Untuk saat ini, Mbappe menutup pintu operasi. Ia melanjutkan perawatan konservatif dengan pendekatan lebih hati-hati.

Durasi absennya memang belum jelas. Namun satu hal tegas, kembali bermain terlalu cepat bukan lagi opsi.

Kylian Mbappe Mengambil Langkah Rasional

Bagi Real Madrid, keputusan ini masuk akal. Klub membutuhkan Mbappe dalam kondisi optimal, bukan sekadar tersedia.

Masalah lutut yang berlarut menuntut solusi jangka panjang. Pendekatan setengah-setengah hanya akan memperpanjang risiko.

Mbappe tidak meragukan dunia medis. Ia justru memilih jalan yang paling rasional untuk kariernya.

Fokus kini jelas. Memulihkan kondisi sepenuhnya, menjaga masa depan, dan kembali saat benar-benar siap.

Sumber: Madrid Universal

Mario Wuysang Iri Tak Sempat Rasakan Format Kandang-Tandang di IBL

Read Entire Article
Bisnis | Football |