Milan vs Como: Rekor Pertemuan, Tren Performa, Pemain Kunci

2 weeks ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Laga tunda pekan ke-24 Liga Italia 2025-2026 antara AC Milan vs Como akan berlangsung di San Siro pada Kamis, 19 Februari 2026, pukul 02.45 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi tuan rumah untuk menjaga jarak dengan para pesaing papan atas.

Pertandingan semula dijadwalkan dua pekan lalu, tetapi dipindahkan karena upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin yang berbenturan dengan agenda di San Siro. Duel ini tetap terlaksana di Italia setelah rencana menggelarnya di Australia dibatalkan.

Pelatih Massimiliano Allegri menegaskan fokus timnya adalah kembali meraih kemenangan demi menjaga target empat besar. Ia juga menilai tidak ada rivalitas personal dengan Cesc Fabregas, melainkan murni persaingan profesional di lapangan.

Rekor Pertemuan Masih Milik Milan

Sepanjang sejarah, AC Milan dan Como sudah bertemu 35 kali di semua kompetisi dengan 20 kemenangan menjadi milik Milan. Como hanya mencatat lima kemenangan, sementara 10 laga lainnya berakhir imbang.

Musim lalu menjadi pertemuan pertama di Liga Italia sejak 2002-2003 dan Milan berhasil menyapu bersih dua laga tersebut. Kemenangan 2-1 di kandang Como serta 2-1 di San Siro memperpanjang catatan negatif tim tamu.

Como terakhir kali mengalahkan Milan pada 13 Januari 1985 dengan skor 2-0 di Meazza. Artinya, penantian kemenangan atas Rossoneri kini sudah melampaui lima dekade.

Tren Performa Berbanding Terbalik

Milan sedang berada dalam laju 23 pertandingan tanpa kekalahan di Liga Italia dengan catatan 15 menang dan delapan imbang. Hanya dua kali dalam sejarah mereka mencatat rekor lebih panjang dalam satu musim liga.

Tim asuhan Allegri juga tampil solid saat menghadapi klub papan atas dengan 25 poin dari 11 laga melawan tim setengah atas klasemen. Pertahanan mereka menjadi yang terbaik dalam kategori tersebut dengan hanya kebobolan enam gol.

Namun, Como datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memenangkan tiga laga tandang terakhir secara beruntun dengan skor identik 3-0. Jika kembali menang, mereka akan mencatatkan empat kemenangan tandang berturut-turut di Liga Italia untuk pertama kalinya.

Pemain Kunci dan Faktor Penentu

Adrien Rabiot harus absen karena sanksi larangan bermain, dan absensinya berpengaruh besar terhadap performa Milan. Tanpa sang gelandang, persentase kemenangan Milan turun signifikan dibanding saat ia tampil.

Luka Modric berpeluang mencetak gol dalam dua laga beruntun untuk ketiga kalinya sepanjang kariernya di lima liga top Eropa. Sementara itu, Nico Paz menjadi ancaman utama Como setelah empat gol terakhirnya di Liga Italia tercipta saat bermain tandang.

Dari sisi statistik, laga Milan vs Como kembali menempatkan tuan rumah sebagai favorit kuat. Akan tetapi, performa tandang impresif Como membuka peluang terjadinya kejutan di San Siro.

Sumber: Sempre Milan

Klasemen Serie A/Liga Italia

Benfica vs Madrid: Gianluca Prestianni Bantah Hina Vinicius

Read Entire Article
Bisnis | Football |