Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong Jawab Sanksi Berat KFA

3 hours ago 6

Liputan6.com, Seoul - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menanggapi pemberitaan media Korea Selatan soal sanksi berat dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA). Dikutip dari Channel A, KFA disebut telah menggelar sidang Komite Disiplin dan menyampaikan hasilnya kepada Shin yang baru meneken kontrak tiga tahun bersama Persija.

Sejumlah media Korea Selatan, termasuk Channel A, melaporkan bahwa agenda komite tersebut menetapkan sanksi untuk Shin Tae-yong. Keputusan itu hadir ketika ia baru memulai tugasnya sebagai arsitek Persija Jakarta usai penandatanganan kontrak berdurasi hingga 2029.

Kategori sanksi yang disebut sebagai hukuman berat meliputi skorsing atau pencabutan hak sebagai anggota maksimal sepuluh tahun, larangan berpartisipasi atau mendampingi pertandingan, serta pemecatan permanen dari keanggotaan asosiasi. Penerapan sanksi itu dikaitkan dengan perkara saat Shin menangani Ulsan HD pada Agustus–Oktober 2026.

Sidang KFA, Kontroversi, dan Ruang Lingkup Sanksi

Channel A mengaitkan perkara tersebut dengan sejumlah kontroversi, antara lain isu perselisihan dengan para pemain, dugaan melakukan kekerasan terhadap pemain, hingga dugaan bermain golf saat menjalani laga tandang. Rangkaian isu itu menjadi konteks yang membayangi proses disipliner terhadap Shin.

Pada Mei 2026, Shin Tae-yong juga dinarasikan telah menerima sanksi berat dari Pusat Etika Olahraga Korea yang berada di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan. Rujukan itu turut disorot dalam pemberitaan media Negeri Ginseng tersebut.

"Pemberlakuan sanksi tersebut hanya berlaku di Korea Selatan sejak tanggal pemberitahuan resmi disampaikan," menegaskan batas yurisdiksi hukuman yang diproses di negara asalnya.

Respons Shin Tae-yong dan Kontrak Bersama Persija

Menanggapi perkembangan ini, Shin menyampaikan keberatannya atas proses yang berjalan. "Ada banyak hal yang saya rasa tidak adil dan saya ingin mengungkapkan kebenarannya," ujar Shin Tae-yong, dinukil Channel A.

Shin mengaku masih menimbang langkah banding terhadap keputusan KFA. "Namun, jika saya angkat bicara, murid-murid saya bisa ikut terdampak dan situasi sepak bola di Korea Seatan juga sedang tidak baik," ucap Shin Tae-yong.

Di tengah persiapan Persija Jakarta menuju Piala Presiden 2026, Shin memilih menahan diri. "Saya memilih untuk menanggung semuanya," ucap Shin Tae-yong.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Elliot Anderson: Raja Manchester itu City, Bukan United!

Read Entire Article
Bisnis | Football |