'Penebusan Dosa' Inter Milan: 2 Gelar Domestik Jadi Kunci Menutup Luka Liga Champions

13 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan menerima pukulan telak musim ini. Kegagalan lolos ke babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026 berdampak lebih dari sekadar prestise.

Tersingkir lebih awal berarti hilangnya pemasukan besar. Neraca keuangan klub ikut terpengaruh.

Kekalahan mengejutkan dari Bodo/Glimt di babak play-off menjadi titik balik yang pahit. Inter masuk kompetisi dengan status juara bertahan.

Kini, La Beneamata harus bergerak cepat. Fokus tak lagi di Eropa, melainkan di panggung domestik.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, kegagalan ini membawa konsekuensi finansial signifikan.

Luka Finansial yang Tak Bisa Diabaikan

Inter kehilangan potensi hadiah UEFA senilai €15 juta. Angka itu belum termasuk pemasukan pertandingan kandang di San Siro.

Bagi manajemen Oaktree, pendapatan tersebut sangat krusial. Terlebih Inter memulai musim dengan ekspektasi tinggi.

Kekalahan ini merusak citra sekaligus rencana keuangan. Namun, respons internal klub disebut tetap rasional, bukan reaktif.

Di tengah tekanan, Inter masih memegang kendali domestik. Tim asuhan Cristian Chivu berada di posisi ideal.

Dua Jalur Penyelamat: Serie A dan Coppa Italia

Di Serie A, Inter unggul sepuluh poin atas rival terdekat. Catatan ini menjadi rekor poin terbaik bagi pelatih Inter di 26 laga awal.

Di Coppa Italia, Inter telah menembus semifinal. Mereka akan menghadapi Como, dengan Atalanta atau Lazio menunggu di final.

Final akan digelar di Stadio Olimpico Roma pada 13 Mei. Dua laga itu bernilai lebih dari sekadar trofi.

Meraih gelar Serie A memberikan sekitar €16 juta dari distribusi hak siar. Coppa Italia menambah sedikit di atas €7 juta.

Angka itu memang belum sepenuhnya menutup kerugian dari Liga Champions. Namun, dikombinasikan dengan potensi penjualan pemain, dampaknya signifikan.

Sumber: Football Italia

Bayern Munchen Putuskan Pulangkan Bintang Chelsea Ini di Musim Panas 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |