Permintaan Iran Pindah Lokasi Pertandingan Piala Dunia 2026 Disambut Meksiko, Tapi FIFA Menolak

3 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Polemik terkait keikutsertaan Iran dalam Piala Dunia 2026 belum menemui titik terang. Permintaan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) untuk pindah lokasi pertandingan dari Amerika Serikat ke Meksiko mendapatkan dua reaksi berbeda dari negara tujuan dan juga FIFA selaku induk sepak bola dunia.

Presiden FFIRI Mehdi Taj sebelumnya mengisyaratkan akan tetap mengirimkan Timnas Iran untuk ikut serta dalam Piala Dunia 2026. Namun, dia memiliki satu permintaan penting kepada FIFA agar berpartisipasi dalam pesta sepak bola dunia tersebut.

Permintaan yang dimaksud adalah FIFA memindahkan lokasi pertandingan Timnas Iran di Piala Dunia 2026. FFIRI ingin Team Melli bermain di Meksiko selama turnamen, bukan di Amerika Serikat sesuai dalam jadwal yang telah dirilis.

Diketahui Timnas Iran akan menjalani rangkaian pertandingan fase penyisihan grup Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Team Melli tergabung dalam grup G bersama dengan Belgia, Mesir, dan juga Selandia Baru.

Terbuka Terima Iran

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum mengonfirmasi bahwa Iran ingin pindah ke Meksiko selama Piala Dunia 2026. Ia menyiratkan siap menerima Team Melli dengan tangan terbuka pada Juni nanti.

Namun, hal itu disebut Claudia Sheinbaum masih dalam pembahasan. Meksiko pun tak bisa ikut campur karena semua keputusan terkait penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia 2026 diatur oleh FIFA.

“Mereka sedang berdiskusi dengan FIFA apakah hal itu memungkinkan karena mereka akan mengadakan (pertandingan) di Amerika Serikat. Mereka sedang mempertimbangkan apakah mereka dapat menyelenggarakan (Piala Dunia) di Meksiko, dan kami akan memberitahu Anda ketika saatnya tiba,” kata Sheinbaum, dipetik dari Reuters, Kamis (19/3).

“Meksiko memiliki hubungan dengan semua negara di dunia. Kita akan lihat apa yang diputuskan FIFA dan kemudian kami akan mengumumkannya,” tambahnya.

FIFA Menolak

Namun keinginan Iran untuk pindah ke Meksiko tampaknya menemui tantangan. Sebab FIFA telah mengeluarkan pernyataan resmi dan merespons permintaan FFIRI tersebut dengan kabar tak menyenangkan.

FIFA menyatakan bahwa pihaknya hingga kini terus berkoordinasi dengan para asosiasi negara peserta. Namun induk sepak bola dunia itu mengisyaratkan menolak permintaan Iran dan jadwal serta lokasi pertandingan Piala Dunia 2026 tidak akan berubah.

“FIFA secara rutin berhubungan dengan semua asosiasi anggota yang berpartisipasi, termasuk Iran, untuk membahas perencanaan Piala Dunia FIFA 2026,” demikian pernyataan organisasi tersebut. 

“FIFA berharap semua tim yang berpartisipasi dapat berkompetisi sesuai dengan jadwal pertandingan yang diumumkan pada 6 Desember 2025,” tutup FIFA.

Kehilangan Kaki di Usia 12 Tahun, Jendi Pangabean Bangkit Lewat Renang

Read Entire Article
Bisnis | Football |