Persib Bandung Tak Terganggu Tuduhan Rasisme, Tetap Fokus Lawan PSIM

3 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Tuduhan rasisme kepada Marc Klok mewarnai persiapan Persib Bandung jelang menghadapi PSIM Yogyakarta. Namun, masalah itu sama sekali tidak mengganggu fokus dan konsentrasi Pangeran Biru.

Persib akan memainkan pertandingan pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 dengan menjamu PSIM Yogyakarta. Duel itu dijadwalkan berlangsung di Stadon Gelora Bandung Lautan Api, Kabupaten Bandung pada Senin (4/5) sore pukul 15.30 WIB.

Bagi Persib, laga ini sangat krusial karena kemenangan jadi harga mati yang harus diraih. Sebab, mereka tengah dalam persaingan perebutan gelar dengan Borneo FC yang mengoleksi angka sama (69). Artinya, satu hasil negatif bisa berdampak buruk untuk Persib. 

Di tengah persiapan dengan fokus tinggi, Persib mendapatkan satu masalah. Kapten mereka Marc Klok dituding melakukan aksi rasisme oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Klok dituduh menghina warna kulit Henry Doumbia, penyerang Bhayangkara FC saat bentrok di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4) lalu. Tapi, hal itu sudah dibantah Klok dan menyebut ada kesalahpahaman.

Masalah Klok Tak Ganggu Persib

Bojan Hodak sebagai pelatih Persib gusar dengan tuduhan yang menghampiri Klok. Tapi, dia menegaskan masalah itu tak mengganggu fokus dan konsentrasi Pangeran Biru jelang melawan PSIM.

Sebaliknya, Hodak menyatakan bahwa masalah yang menimpa Klok membuat tim semakin solid. Dia kemudian menyindir Bhayangkara FC yang dianggapnya melakukan tuduhan memalukan.

"Bagi tim, ini luar biasa. Hal ini justru membantu kami untuk lebih menyatukan tim. Ini hanya hal yang memalukan bagi Bhayangkara," kata Hodak dalam jumpa pers pralaga, Minggu (5/5).

"Mereka tidak senang karena kebobolan empat gol, padahal seharusnya mereka senang karena tidak kebobolan enam atau tujuh gol," tambahnya menyinggung hasil 2-4 untuk kemenangan Persib.

Bhayangkara FC Harus Minta Maaf ke Klok

Dalam kesempatan itu, Hodak sempat mengungkap kronologi versinya soal kisruh Klok dengan Doumbia. Dia menyebut tidak ada ucapan rasis yang dilontarkan sang kapten, dan menilai masalah itu harusnya sudah beres di lapangan.

Hodak pun bertanya-tanya mengapa Bhayangkara FC sampai membuat unggahan dan pernyataan resmi yang menuding Klok melakukan tindakan rasis ke Doumbia

"Saya rasa semuanya sudah jelas, pada awal babak kedua pun wasit sudah berbicara dengan mereka berdua dan masalahnya sudah selesai. Jadi saya tidak habis pikir kenapa Bhayangkara mengeluarkan pernyataan seperti itu," jelas Hodak. "Ini memalukan bagi mereka. Menurut saya, mereka seharusnya muncul dan meminta maaf kepada Marc Klok. Sudah sangat jelas," tambah dia.

Read Entire Article
Bisnis | Football |