Persija Takluk dari Persib di Piala Presiden 2026, Pratama Arhan Ungkap Penyebabnya

6 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Persib Bandung memastikan tiket final Piala Presiden 2026 seusai menaklukkan Persija Jakarta 2-1, Selasa (4/8/2026). Dua gol kemenangan Persib dicetak Uiliam Baros pada menit ke-22 dan Balsa Sekulic menit ke-29, sedangkan Macan Kemayoran membalas lewat Kwon Changhoon pada menit ke-86.

Usai semifinal Piala Presiden 2026 itu, Pratama Arhan menilai kekalahan Persija dipengaruhi proses adaptasi skuad yang masih berjalan.

Ia menyebut para pemain, termasuk legiun asing yang baru bergabung, perlu memahami strategi yang diinginkan Shin Tae-yong.

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, juga menjelaskan kondisi fisik tim belum berada di level terbaik sehingga skema permainan tidak maksimal. Ia menyebut mayoritas pemain baru berada pada kisaran 30–40 persen dan hanya tiga sampai empat pemain yang benar-benar bugar.

Adaptasi Skuad Persija Menurut Arhan

Pratama Arhan, yang baru bergabung usai berkarier di Bangkok United, menegaskan tim membutuhkan waktu membangun kekompakan. Pernyataan itu ia sampaikan selepas laga yang digelar tanpa penonton di Stadion Dipta.

“Tentu hasil ini bukan yang kami harapkan. Namun kami juga harus memahami bahwa tim ini masih dalam proses. Banyak pemain baru yang bergabung sehingga kami masih membutuhkan waktu untuk saling memahami karakter permainan masing-masing,” ujar Arhan selepas laga.

“Kami terus berusaha, tetapi memang belum semuanya berjalan sesuai keinginan. Kondisi tim juga belum seratus persen. Mudah-mudahan ke depannya kami bisa terus berkembang dan menunjukkan permainan yang lebih baik,” tambahnya.

Arhan juga menyoroti tensi Persija kontra Persib dan menekankan bahwa persaingan cukup di lapangan.

"Setiap pertandingan tentu memiliki tantangannya sendiri. Namun sebagai pemain kami tetap fokus menjalankan tugas di lapangan,” tegasnya.

"Saya berharap rivalitas ini cukup terjadi selama 90 menit di lapangan. Di luar lapangan kami semua berteman, saling menyapa, dan saling menghormati. Kami adalah sesama pemain profesional. Semoga ke depannya rivalitas Persija dan Persib tetap berlangsung sehat di dalam pertandingan, sementara di luar lapangan kami tetap bersahabat,” tutupnya.

Evaluasi Shin Tae-yong Usai Tersingkir

Shin Tae-yong menyebut kekalahan di semifinal juga dipengaruhi kesiapan fisik yang belum ideal, berdampak pada eksekusi rencana permainan.

"Pastinya skor yang tidak diinginkan oleh Coach Shin dan tidak puas. Para pemain kita memang kondisinya tidak 100 persen .Hanya 30 sampai 40 persen dan kami hanya memiliki tiga sampai empat pemain yang dalam kondisi terbaik,” ujar Shin Tae-yong selepas laga.

Menurutnya, turnamen pramusim ini menjadi ajang evaluasi sebelum kompetisi resmi bergulir.

"Pada 4 September, setelah Liga mulai, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa menunjukkan yang terbaik dan tim ini segera berkembang," pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Thailand Sempurna! Selangkah Lagi ke Semifinal Piala AFF 2026, Filipina di Ujung Tanduk

Read Entire Article
Bisnis | Football |