Peta Panas Serie A 2025/2026: Inter Milan Nyaman, 6 Klub Saling Sikut Rebut Tiket Liga Champions

1 week ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan papan atas Serie A musim 2025/2026 memasuki fase krusial. Hingga pekan ke-26, hanya satu tim yang benar-benar stabil: Inter Milan. Nerazzurri memimpin klasemen dengan 64 poin dan unggul jauh dari para pesaingnya.

Di bawah Inter, kompetisi berubah menjadi arena pertarungan terbuka. AC Milan mengoleksi 54 poin. Lalu ada AS Roma dan Napoli yang sama-sama mengemas 50 poin.

Situasi makin kompleks karena Juventus (46 poin), Como (45 poin), dan Atalanta (45 poin) masih dalam jarak tembak. Enam klub hanya dipisahkan margin tipis. Satu kekalahan bisa mengubah posisi secara drastis.

Musim ini hanya empat besar klasemen akhir Serie A yang berhak tampil di Liga Champions 2026/2027. Koefisien UEFA Italia yang menurun menutup peluang tiket tambahan. Artinya, tekanan kompetitif mencapai titik maksimal dengan 12 laga tersisa.

Akhir Pekan Dramatis yang Mengubah Lanskap

Kekalahan Milan dari Parma membuat jarak dengan pesaing menipis. Mereka memang tetap di posisi kedua dengan 54 poin, tetapi momentum mulai goyah. Tekanan psikologis kini menghantui Rossoneri.

Napoli terpeleset saat bertandang ke markas Atalanta. Hasil itu membuat tim asuhan Antonio Conte turun ke posisi ketiga dengan 50 poin. Roma memanfaatkan situasi lewat kemenangan 3-0 yang mengangkat mereka ke peringkat empat dengan poin identik.

Juventus juga tak stabil. Dua kekalahan beruntun membuat mereka tertahan di posisi kelima dengan 46 poin. Como dan Atalanta terus membayangi dengan 45 poin, menjaga intensitas persaingan tetap tinggi.

Statistik paling mencolok terlihat dari selisih poin. Napoli di posisi ketiga hanya unggul lima angka dari Atalanta di posisi ketujuh. Secara matematis, persaingan masih sepenuhnya terbuka dan rawan kejutan.

Inter Nyaman, 6 Tim Lain Berebut Tiga Kursi

Inter berada di jalur aman. Tim asuhan Cristian Chivu unggul sepuluh poin di puncak. Dengan konsistensi performa, mereka punya peluang sangat terbuka untuk finis di empat besar.

Masalahnya, tiga tiket tersisa diperebutkan enam tim. Antara Milan di posisi kedua dan Atalanta di posisi ketujuh hanya terpaut sembilan poin. Margin sekecil itu membuat setiap laga menjadi final mini.

Atalanta patut diperhitungkan. Tim asuhan Raffaele Palladino menjadi salah satu tim dengan performa terbaik sejak November. Tren positif itu memberi harapan realistis untuk menembus empat besar.

Dengan duel antartim papan atas masih tersisa, peta persaingan bisa berubah tiap pekan. Tidak ada ruang untuk lengah. Beberapa minggu ke depan akan menjadi penentu nasib Serie A menuju Liga Champions 2026/2027.

Manchester United Punya Kesempatan Rekrut Bintang Chelsea Setelah Rekaman Pertandingan Muncul

Read Entire Article
Bisnis | Football |