Prediksi AC Milan vs Parma: I Rossoneri Kejar Rekor Tak Terkalahkan

1 week ago 18

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan bersiap melanjutkan perburuan gelar Scudetto saat menjamu Parma di San Siro, Senin (23/2/2026) pukul 00.00 WIB. Pertandingan Milan vs Parma menjadi krusial bagi Rossoneri yang berambisi memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di di Liga Italia 2025/2026.

Skuad asuhan Max Allegri ini tengah berupaya mencapai rekor tak terkalahkan terbaik klub di Serie A sejak awal tahun 1990-an. Meskipun demikian, mereka harus menghadapi tekanan setelah hasil imbang di tengah pekan yang membuat jarak poin dengan rival sekota Inter Milan melebar.

Di sisi lain, Parma datang dengan misi mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi sepak bola Italia, menunjukkan performa yang solid musim ini.

Laga Milan vs Parma diprediksi akan menyajikan pertarungan menarik antara ambisi Milan untuk juara dan kegigihan Parma untuk bertahan di Serie A. Kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk meraih poin penuh, menjadikan duel ini patut dinantikan oleh para penggemar sepak bola.

Perburuan Scudetto dan Rekor Tak Terkalahkan AC Milan

AC Milan saat ini tidak terkalahkan dalam 24 pertandingan liga, sebuah catatan impresif yang menunjukkan konsistensi mereka di musim ini. Namun, hasil imbang di tengah pekan membuat mereka kini tertinggal tujuh poin dari rival sekota Inter Milan dalam perburuan gelar. Kekalahan terakhir Milan di liga bahkan terjadi pada hari pembukaan musim, menandakan dominasi mereka sepanjang kompetisi.

Rekor terbaik Milan adalah 34 pertandingan tak terkalahkan sepanjang musim 1991-92, sebuah tonggak sejarah yang ingin didekati oleh tim saat ini.

Pelatih Milan, Max Allegri, kembali akan menjalani larangan mendampingi tim di pinggir lapangan setelah diusir dalam pertandingan melawan Como. Insiden tersebut juga menyisakan ketegangan antara Allegri dan pelatih Como, Cesc Fabregas, menambah bumbu drama di luar lapangan. Milan sendiri berhasil menyamakan kedudukan melalui Rafael Leao setelah kesalahan langka dari Mike Maignan dalam laga tersebut.

Dengan 25 poin dari 36 poin yang tersedia dalam dua belas pertandingan kandang, Milan memiliki rekor kandang yang kuat. Mereka juga telah memenangkan delapan dari sepuluh pertemuan terakhir mereka dengan Parma di San Siro, memberikan kepercayaan diri tambahan menjelang laga ini.

Parma saat ini berada di jalur yang tepat untuk bertahan di kasta tertinggi Serie A, sebuah tujuan utama bagi tim asuhan Carlos Cuesta. Meskipun demikian, mereka memiliki rekor kebobolan yang kurang baik saat bertemu Milan, dengan setidaknya satu gol kebobolan dalam 22 pertandingan berturut-turut melawan Rossoneri sejak hasil imbang 2-2 di awal musim. Gialloblu baru-baru ini meraih kemenangan 1-0 yang sedikit beruntung di Bologna, diikuti dengan kemenangan atas Hellas Verona yang bermain dengan 10 pemain. Gol kemenangan melawan Verona baru tercipta di akhir pertandingan melalui sundulan Mateo Pellegrino. Parma sendiri telah diuntungkan dari tujuh kartu merah lawan musim ini, jumlah tertinggi di liga, yang seringkali membantu mereka dalam meraih hasil positif. Berada di posisi ke-12 klasemen, Parma telah mengumpulkan 29 poin, yang merupakan catatan terbaik mereka pada tahap ini di musim Serie A sejak tahun 2020. Pelatih Cuesta berhasil membawa timnya berada di jalur yang tepat untuk tahun ketiga berturut-turut di kasta tertinggi Italia. Yang menarik, Parma hanya menderita empat kekalahan dari 12 pertandingan tandang mereka musim ini, rekor yang lebih baik dari tim-tim papan atas seperti Roma, Napoli, dan Juventus. Statistik ini menunjukkan bahwa Parma memiliki potensi untuk mengejutkan Milan di kandang mereka sendiri.

Read Entire Article
Bisnis | Football |