Prediksi Milan vs Torino: Scudetto Sulit, I Rossoneri Alihkan Target

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan akan menjamu Torino dalam lanjutan Liga Italia 2025/2026, Minggu (22/3/2026) pukul 00.00 WIB. Pertandingan Milan vs Torino menjadi penentu bagi Rossoneri yang berambisi mengamankan posisi runner-up setelah harapan Scudetto mereka menipis. 

Kekalahan tipis 0-1 dari Lazio pekan lalu menjadi pukulan telak bagi AC Milan, mengakhiri rentetan 24 laga tak terkalahkan di liga. Hasil tersebut membuat mereka kini bersaing ketat dengan Napoli untuk memperebutkan posisi kedua di belakang Inter Milan yang kemungkinan besar akan menjadi juara.

Di sisi lain, Torino baru saja meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Parma di bawah arahan pelatih interim Roberto D'Aversa. Meskipun demikian, rekor tandang mereka masih menjadi perhatian serius, dengan hanya meraih satu poin dari lima laga terakhir. Laga AC Milan vs Torino ini diprediksi akan berjalan ketat dan penuh strategi.

Kondisi Terkini AC Milan

Harapan AC Milan untuk meraih Scudetto musim ini semakin tipis setelah takluk 0-1 dari Lazio pada akhir pekan lalu. Kekalahan tersebut merupakan kekalahan tandang pertama mereka di Serie A musim ini, tiga bulan setelah Lazio menyingkirkan mereka dari Coppa Italia di tempat yang sama. Ini menunjukkan bahwa Rossoneri harus segera bangkit untuk menjaga momentum.

Setelah mencatatkan 24 pertandingan tak terkalahkan di liga, Milan kini mengalami dua kekalahan dari empat pertandingan terakhir mereka. Penurunan performa ini bisa sangat merugikan di fase krusial kampanye liga. Kualifikasi Liga Champions pun belum sepenuhnya terjamin, dengan Napoli kembali dalam perburuan posisi kedua.

Untuk menghindari kekalahan liga berturut-turut untuk pertama kalinya dalam 12 bulan, AC Milan harus fokus penuh. Mereka perlu menunjukkan kekuatan mental dan kualitas skuad untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Pertandingan melawan Torino menjadi kesempatan penting untuk kembali ke jalur kemenangan.

Situasi Torino dan Tantangan Tandang

Torino menghadapi musim yang sulit, dengan hampir setengah dari pertandingan liga mereka berakhir dengan kekalahan. Tim ini juga memiliki rekor pertahanan terburuk kedua di Serie A, sebuah statistik yang mengkhawatirkan menjelang laga tandang ke San Siro. Performa tandang mereka menjadi sorotan utama.

Dari lima pertandingan tandang terakhir, Torino hanya mampu meraih satu poin, menunjukkan kesulitan mereka saat bermain di luar kandang. Mereka juga telah kebobongan 13 gol dalam lima pertandingan tandang terakhir di semua kompetisi. Ini menjadi tantangan besar bagi pelatih Roberto D'Aversa untuk mengatasi kelemahan tersebut. Meskipun demikian, kedatangan pelatih interim Roberto D'Aversa telah membawa dampak positif. Di bawah asuhannya, Torino berhasil mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan, termasuk kemenangan 4-1 atas Parma. Namun, menghentikan rekor tandang yang buruk ini mungkin akan menjadi tugas yang jauh lebih berat bagi Granata.

Read Entire Article
Bisnis | Football |