Prediksi PSG vs Chelsea: Duel Raksasa di Parc des Princes

4 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Paris Saint-Germain (PSG) dan Chelsea bertarung pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Parc des Princes, Kamis (12/3/2026) pukul 03.00 WIB. Laga PSG vs Chelsea diprediksi akan menjadi adu gengsi dan strategi antara dua klub kaya raya yang memiliki ambisi besar di kompetisi paling prestisius Eropa.

Pertemuan ini bukan yang pertama bagi kedua tim di panggung besar. Mereka terakhir kali berhadapan di final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 musim panas lalu, di mana Chelsea berhasil mengalahkan PSG dengan skor telak 3-0.

Kemenangan tersebut tentu menjadi modal berharga bagi The Blues, namun PSG sebagai juara bertahan Liga Champions akan berusaha keras membalas kekalahan tersebut di hadapan pendukungnya sendiri.

Direktur sepak bola Chelsea, David Barnard, telah menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi Paris Saint-Germain. Ia mengakui laga ini tidak akan mudah, namun The Blues siap menghadapi siapa pun di fase gugur Liga Champions.

Sementara itu, PSG yang memiliki catatan impresif di kandang sendiri akan memanfaatkan dukungan penuh dari para suporter untuk mengamankan kemenangan.

Jalan Terjal Paris Saint-Germain Menuju 16 Besar

Perjalanan PSG di Liga Champions musim ini tidak semulus saat mereka meraih trofi pertama. Seperti musim lalu, mereka gagal lolos otomatis ke babak 16 besar dan harus melalui babak playoff setelah finis di posisi ke-11 dalam klasemen Fase Liga. Mereka hanya berhasil memenangkan satu dari lima pertandingan terakhir di Fase Liga, dengan dua hasil seri dan dua kekalahan.

Poin-poin penting terlepas saat PSG menghadapi Athletic Bilbao (0-0), Sporting Lisbon (2-1), dan Newcastle United (1-1) di Fase Liga. Setelah itu, mereka diundi melawan sesama tim Prancis, Monaco, di babak play-off. Tim asuhan Luis Enrique sempat dibuat kesulitan, namun akhirnya berhasil unggul agregat 5-4, meskipun bermain imbang 2-2 di leg kedua di kandang dua minggu lalu.

PSG memiliki rekor yang kuat melawan tim Inggris di kompetisi UEFA, hanya kalah satu kali dari delapan pertandingan terakhir (5 menang, 2 seri). Mereka juga telah memenangkan tiga pertandingan dua leg terakhir melawan tim Premier League, semuanya di Liga Champions musim lalu, dengan menyingkirkan Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal.

Chelsea adalah salah satu dari enam klub Inggris yang berhasil mencapai babak 16 besar Liga Champions musim ini, setelah finis di posisi keenam dalam klasemen Fase Liga. The Blues menunjukkan performa solid dengan memenangkan lima pertandingan, satu hasil seri, dan hanya dua kekalahan dari delapan pertandingan mereka di fase tersebut. Sejak bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Napoli 3-2 pada matchday kedelapan di akhir Januari, Chelsea telah memenangkan lima dari sembilan pertandingan terakhir mereka di tiga kompetisi domestik berbeda, dengan dua hasil seri dan dua kekalahan. Terakhir, mereka berhasil mengalahkan Aston Villa 4-1 di Premier League dan membutuhkan waktu tambahan untuk menang 4-2 melawan Wrexham di putaran kelima Piala FA. Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, memiliki tugas berat untuk membangun konsistensi tim dan menyeimbangkan berbagai kompetisi selama beberapa bulan ke depan. Dia memiliki rekor yang beragam saat menghadapi PSG selama 18 bulan masa kepemimpinannya di Strasbourg, dengan satu kemenangan, satu seri, dan satu kekalahan di Ligue 1. Chelsea juga memiliki catatan impresif melawan tim Prancis di kompetisi UEFA, dengan memenangkan enam pertemuan terakhir mereka. 

Read Entire Article
Bisnis | Football |