Selain AC Milan, Fabio Capello Sebut 4 Tim Ini Punya Kans Raih Scudetto 2025/2026

2 months ago 32

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan papan atas Serie A musim 2025/2026 berjalan luar biasa ketat sejak pekan-pekan awal. AC Milan dan empat tim lainnya di posisi lima besar klasemen saat ini bahkan hanya dipisahkan oleh selisih satu poin.

Inter Milan memimpin klasemen sementara dengan koleksi 33 poin dari 15 pertandingan. Nerazzurri hanya unggul tipis atas para pesaing terdekatnya.

AC Milan menempel di posisi kedua dengan 32 poin dan terus menjaga tekanan di jalur juara. Di bawahnya, Napoli menguntit dengan raihan 31 angka.

AS Roma berada di peringkat keempat dengan 30 poin, sementara Juventus menutup lima besar lewat koleksi 29 poin. Kondisi ini membuat perebutan Scudetto musim ini sulit diprediksi.

Capello Nilai Lima Tim Masih Punya Peluang Juara

Legenda sepak bola Italia, Fabio Capello, menilai belum ada satu pun tim yang mampu benar-benar mendominasi Serie A musim ini. Menurutnya, situasi ini membuka peluang bagi banyak klub untuk bermimpi meraih Scudetto.

Capello melihat ritme perolehan poin yang tidak stabil sebagai tanda kuatnya persaingan. Setiap tim papan atas silih berganti melambat dan kehilangan momentum.

Ia menyebut ada lima tim yang menurutnya masih sangat realistis untuk bersaing hingga akhir musim. AC Milan dan Juventus termasuk di dalam daftar tersebut, bersama Inter Milan, Napoli, dan AS Roma.

“Kenapa tidak? Saya tidak melihat ada tim yang mampu melepaskan diri saat ini. Mereka semua mencetak poin, lalu semuanya melambat. Milan dan Roma memimpin, sekarang ada Inter, Napoli selalu berada di atas, Juve benar-benar kembali ke persaingan…” ucapnya pada Gazzetta dello Sport, via SempreMilan.

Lini Pertahanan Jadi PR Besar AC Milan

Di tengah persaingan ketat ini, AC Milan justru menunjukkan tanda-tanda masalah di sektor pertahanan. Rossoneri terlihat kesulitan menjaga konsistensi dalam beberapa laga terakhir.

Dalam tiga pertandingan terakhir di semua ajang, Milan selalu kebobolan dua gol atau lebih. Catatan ini jelas menjadi alarm serius di tengah ambisi juara.

Kekalahan 2-0 dari Napoli di semifinal Supercoppa Italia, hasil imbang 2-2 melawan Sassuolo, serta kemenangan tipis 3-2 atas Torino memperlihatkan rapuhnya lini belakang Milan. Situasi tersebut membuat mereka kehilangan poin penting.

“Milan kehilangan poin dan kebobolan gol: ini bukan kesalahan Allegri. Ini adalah drama, tentu saja drama olahraga, dari Rossoneri. Mereka harus menemukan soliditas dalam pertahanan: kesalahan dan ketidakpastian telah merugikan begitu banyak poin sejauh ini," tegasnya.

(SempreMilan)

Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |