Toni Kroos Pilih Cristiano Ronaldo sebagai Rekan Setim Terbaiknya di Real Madrid

3 weeks ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Toni Kroos meninggalkan Real Madrid dan kepergiannya dinilai menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan klub. Real Madrid masih berupaya menutup kekosongan yang ditinggalkan gelandang asal Jerman tersebut.

Kroos dikenal bukan hanya sebagai pemain kelas dunia, tetapi juga pemimpin di dalam dan luar lapangan. Ia membantu menjaga fokus tim serta keseimbangan ruang ganti.

Tanpa kendali permainan Kroos di lini tengah, sejumlah persoalan dinilai makin terlihat di tubuh tim. Klub pun disebut menargetkan mencari sosok pengganti dengan profil serupa.

Di tengah situasi itu, Kroos berbicara dalam podcast miliknya. Ia mengungkap siapa pemain terbaik yang pernah menjadi rekan setimnya.

Kroos Sebut Ronaldo sebagai yang Terbaik

Dalam podcast Einfach mal Luppen, Kroos diminta menyebut rekan setim terbaik sepanjang kariernya. Ia mengarahkan pilihannya kepada mantan kolega di Real Madrid.

Pilihan itu mengerucut pada Cristiano Ronaldo. Kroos menilai penyerang Portugal tersebut berada di level tertinggi.

"Pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya adalah Cristiano Ronaldo," tegas Toni Kroos.

Alasan Kroos Memilih Ronaldo

Kroos menilai pilihannya mudah karena melihat catatan Ronaldo di Real Madrid. Produktivitas gol sang penyerang menjadi pertimbangan utama.

Menurutnya, angka yang dicapai Ronaldo berbicara dengan sendirinya. Statistik itu membuat penilaiannya tidak ragu.

"Cristiano mencetak lebih banyak gol daripada jumlah pertandingan yang ia mainkan di Real Madrid," ujar Kroos.

Dukungan Kroos untuk Ronaldo di Liga Arab Saudi

Kroos menyatakan dukungannya kepada Cristiano Ronaldo yang sedang berselisih dengan Liga Pro Arab Saudi terkait persoalan finansial. Ia menilai situasi yang dihadapi mantan rekan setimnya itu menjadi sorotan.

Perselisihan tersebut berkaitan dengan Al Nassr yang disebut menerima dukungan finansial lebih kecil dibanding Al Hilal. Hingga kini, belum ada penyelesaian antara Ronaldo dan pihak liga.

"Liga Saudi adalah fenomena yang aneh. Tidak ada yang pernah mendengar mereka sebelum kedatangan Cristiano Ronaldo, dan sekarang mereka tidak menghormati pria yang menempatkan mereka di peta dunia," ujar Kroos.

"Jika Cristiano pergi besok, liga ini akan kehilangan seluruh daya tariknya. Tanpa Ronaldo, tidak ada yang akan menonton liga Saudi," pungkas Kroos.

Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Juventus Buka Pembicaraan dengan Bernardo Silva, Siap Bajak dari Manchester City

Read Entire Article
Bisnis | Football |