William Saliba: Tidur Pun Masih Kepikiran Arsenal Juara

5 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Bek andalan Arsenal, William Saliba, mengungkapkan betapa besar obsesinya membawa timnya mengakhiri penantian panjang gelar Liga Inggris. Bahkan, pemain asal Prancis itu mengaku memikirkan trofi setiap saat, termasuk ketika tidur.

Arsenal saat ini berada dalam situasi krusial di papan atas Premier League. Dengan lima pertandingan tersisa, Saliba menegaskan bahwa The Gunners wajib menyapu bersih seluruh laga jika ingin menjadi juara untuk pertama kalinya sejak 2004.

“Kami harus memenangkan semua pertandingan tersisa untuk menjadi juara,” ujar Saliba dalam wawancara bersama Men In Blazers Media Network.

Kekalahan dari City Masih Membekas

Kekalahan dari Manchester City pada laga sebelumnya masih menyisakan luka bagi skuad Arsenal. Saliba mengaku membutuhkan waktu untuk memulihkan mental usai hasil buruk tersebut.

“Saya sangat tidak suka kalah, apalagi dalam pertandingan seperti itu. Dua hari saya butuh untuk melupakan kekalahan tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, Arsenal sebenarnya tidak layak kalah dalam laga tersebut, namun kegagalan memanfaatkan peluang menjadi faktor penentu hasil akhir.

“Kami tidak pantas kalah. Kami hanya tidak cukup efektif di depan gawang,” tambahnya.

Tekad Akhiri Puasa Gelar

Lebih jauh, Saliba menegaskan ambisinya untuk meraih trofi besar pertama dalam karier profesionalnya. Ia bahkan menyebut mimpi tersebut selalu menghantui pikirannya setiap waktu.

“Saat tidur pun saya memikirkannya. Ketika Anda sudah sangat dekat dengan mimpi, baik di Liga Champions maupun liga domestik, itu selalu ada di pikiran,” katanya.

Ia juga menyadari bahwa meraih trofi pertama adalah tantangan terbesar dalam karier seorang pemain.

“Saya belum pernah memenangkan trofi besar. Tapi saya akan memberikan segalanya untuk meraih gelar liga dan Liga Champions. Yang pertama memang paling sulit, setelah itu biasanya akan lebih mudah,” tegas Saliba.

Kabar Baik Jelang Hadapi Newcastle

Di tengah tekanan yang ada, Arsenal mendapat kabar positif jelang laga kontra Newcastle United. Pelatih Mikel Arteta mengisyaratkan bahwa dua pemain penting, Bukayo Saka dan Riccardo Calafiori, berpeluang kembali memperkuat tim.

Saka sendiri sudah absen sejak kekalahan di final Carabao Cup akibat cedera Achilles. Tanpa kehadirannya, performa Arsenal menurun dengan hanya meraih satu kemenangan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi.

Saliba pun menegaskan pentingnya peran Saka bagi tim.

“Kami sangat merindukannya. Dia pemain kunci dan kami membutuhkan dia sekarang. Kehadirannya membawa ketenangan, dan tim menjadi lebih baik saat dia bermain,” ujar Saliba.

Momentum Kebangkitan

Meski hasil beberapa laga terakhir kurang memuaskan, Saliba yakin Arsenal bisa bangkit dan membalikkan keadaan di sisa musim ini.

“Beberapa pertandingan terakhir memang tidak bagus, tapi kami belajar dari situ. Sekarang fokus kami adalah laga akhir pekan ini untuk mengubah segalanya,” pungkasnya.

Dengan tekanan tinggi dan peluang yang masih terbuka, Arsenal kini berada di persimpangan penting dalam upaya mengakhiri puasa gelar selama lebih dari dua dekade.

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

AC Milan Diam-Diam Incar Bek Muda Lecce, Tapi Ada Masalah Besar yang Bisa Gagalkan Transfer Ini

Read Entire Article
Bisnis | Football |