4 Keputusan Michael Carrick Disorot usai Kekalahan Manchester United

6 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United menelan kekalahan 0-2 dari Hull City pada pekan pembuka Liga Inggris 2026/2027, Sabtu (22/8/2026). Laga di MKM Stadium itu menjadi debut kompetitif Michael Carrick sebagai manajer permanen dan berakhir pahit setelah dua gol tuan rumah tercipta dari situasi bola mati. 

Gol pembuka datang ketika Senne Lammens sempat menepis peluang Oli McBurnie dari skema sepak pojok, namun bola muntah disambar Semi Ajayi untuk membawa Hull memimpin. Hanya 21 menit berselang, Nobel Mendy menanduk umpan tendangan bebas Regan Slater untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.

Setelah turun minum, Manchester United melakukan sejumlah pergantian pemain tetapi permainan tidak banyak berubah. Lini serang tampil di bawah standar; Bryan Mbeumo menjadi yang paling dekat mencetak gol, namun gagal memaksimalkan peluang satu lawan satu.

Heaven dan Mazraoui Dipasang, Yoro serta Dalot Dicadangkan

Menurut ulasan Standard, bek terbaik Manchester United selama pramusim, Leny Yoro, justru dicadangkan pada laga ini. Posisinya diisi Ayden Heaven yang berduet dengan Harry Maguire di jantung pertahanan. Keputusan ini disebut mengurangi stabilitas lini belakang sejak awal pertandingan.

Heaven berada di bawah tekanan dan kerap kesulitan membaca arah umpan silang maupun mengawal situasi bola mati. United tidak mampu menguasai area kotak penalti sendiri, kondisi yang ikut membuka ruang bagi peluang-peluang Hull.

Standard juga menyorot peran Maguire pada proses gol Ajayi, ketika ia terlihat hanya berdiri dan sebelumnya terlalu sibuk memegangi Noussair Mazraoui. Penampilan Mazraoui sebagai starter dinilai jauh dari standar. Dalam analisis tersebut, Diogo Dalot disebut layak kembali menjadi pilihan utama saat MU menghadapi Ipswich Town pada Minggu depan.

Mbeumo Digeser ke Sayap, Cunha Dipasang di Tengah

Selama pramusim, Bryan Mbeumo tampil impresif ketika dimainkan sebagai penyerang tengah. Namun melawan Hull, Carrick menempatkannya di sisi kanan untuk memberi ruang bagi Matheus Cunha di posisi nomor 9. Standard menilai perubahan itu mengurangi ketajaman United.

Skema tersebut tidak berjalan seperti rencana. Cunha terlalu sering turun menjemput bola hingga lini depan kehilangan sosok pemantul dan titik tumpu di area terdepan. Akibatnya, serangan MU kerap terputus sebelum sampai di kotak penalti lawan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Ketersediaan pemain juga memengaruhi pilihan taktik—Amad Diallo tidak bisa dimainkan. Kendati demikian, Standard menyebut Mbeumo akan membuat ancaman lebih besar jika diberi peran bebas di tengah. Ia memang menjadi ancaman paling berbahaya MU di MKM Stadium, tetapi kurang mendapat dukungan dan peran yang tepat. Rekomendasi dalam ulasan itu: Mbeumo tetap di tengah, Cunha digeser ke kiri, sementara posisi winger kanan dicari solusi sementara.

Read Entire Article
Bisnis | Football |