AC Milan Mungkin tak Lagi Jadi Rumah Rafael Leao Musim Depan

1 week ago 20

Liputan6.com, Jakarta - Situasi Rafael Leao di AC Milan mulai memasuki fase krusial menjelang akhir musim ini. Penyerang asal Portugal itu disebut-sebut bisa segera mengakhiri kebersamaannya yang sudah berlangsung selama tujuh musim.

Performa yang tidak konsisten membuat posisinya perlahan goyah di dalam tim. Kondisi ini diperparah dengan kritik yang terus berdatangan dari berbagai pihak, termasuk para pendukung sendiri.

Hubungan Leao dengan fans juga terlihat merenggang dalam beberapa pekan terakhir. Momen cemoohan di San Siro saat dirinya ditarik keluar di laga kontra Udinese menjadi sinyal kuat adanya ketegangan yang tidak bisa diabaikan.

Kini, masa depan sang pemain mulai jadi bahan pembicaraan serius di internal klub. Direksi Milan disebut sudah membuka opsi besar yang sebelumnya sulit dibayangkan: menjual salah satu aset paling berharga mereka.

Sinyal Kuat dari Tare, Milan Siap Lepas Leao

Direktur olahraga Igli Tare mulai menjajaki kemungkinan penjualan Leao pada bursa transfer musim panas 2026. Ini menjadi perubahan sikap signifikan, mengingat sebelumnya Leao dianggap sebagai pemain yang nyaris tak tersentuh.

Corriere dello Sport melaporkan manajemen Rossoneri kini lebih realistis dalam melihat situasi sang pemain. Selain faktor performa, kondisi fisik Leao yang kerap terganggu cedera pubalgia juga menjadi pertimbangan serius.

Cedera tersebut berdampak langsung pada kecepatan dan kelincahan yang selama ini menjadi kekuatan utamanya. Bahkan perubahan posisi bermain yang sempat dicoba tidak mampu mengembalikan performa terbaiknya.

Klub kini dikabarkan siap melepas Leao jika ada tawaran yang sesuai. Milan menargetkan angka minimal 50 juta euro sebagai nilai transfer yang dianggap layak untuk membuka negosiasi.

Bursa Peminat Mulai Terbuka, Inggris Jadi Tujuan Ideal

Ketertarikan terhadap Leao sebenarnya sudah muncul sejak musim panas lalu. Bayern Munich dan sejumlah klub Arab Saudi sempat melakukan pendekatan awal.

Namun, Leao tidak tertarik untuk melanjutkan karier di Timur Tengah. Ia masih ingin bermain di level tertinggi sepak bola Eropa dan bersaing di kompetisi elite.

Sejauh ini, belum ada klub papan atas Premier League yang benar-benar mengajukan tawaran resmi. Meski begitu, pihak Milan dan sang pemain berharap momentum seperti turnamen besar bisa meningkatkan daya tariknya di pasar.

Inggris disebut sebagai destinasi paling memungkinkan bagi Leao jika ia hengkang. Selain itu, opsi bergabung dengan Barcelona juga tetap terbuka, tergantung bagaimana perkembangan situasi dalam beberapa bulan ke depan.

(Corriere dello Sport)

Daftar Tim Lolos Semifinal Liga Champions: Atletico dan PSG Melaju

Read Entire Article
Bisnis | Football |