Akui Kesalahan, Fadly Alberto Siap Terima Segala Sanksi Buntut Tendangan Kungfu di EPA U-20

6 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Pemain muda berlabel Timnas Indonesia, Fadly Alberto Hengga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahannya melakukan aksi kekerasan usai pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20. Dia mengaku salah dan siap menerima sanksi yang ada.

Dunia sepak bola Indonesia tengah menyorit insiden tendangan kungfu yang terjadi di Elite Pro Academy (EPA) U-20 2026. Kejadian itu dilakukan oleh Fadly Alberto, salah satu pemain Bhayangkara FC U-20 dalam laga melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026).

Fadly Alberto yang merupakan pemain Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025, jadi sorotan tajam. Tindakannya dikecam banyak pihak, termasuk PSSI. 

Sehari setelah kejadian, Fadly Alberto akhirnya buka suara melalui akun Instagram pribadinya di @albrtoo_10. Dia mengaku menyesal atas tindakan yang dilakukannya seusai laga yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Dewa United Banten FC U-20 itu.

"Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20," kata Fadly Alberto Hengga dikutip dari Instagram pribadinya pada Senin (20/4) malam.

"Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis," tambahnya.

Minta Maaf ke Klub dan Timnas Indonesia

Selain meminta maaf kepada korban yang ditendang dan juga klub lawan, Fadly juga meminta maaf kepada klubnya, Bhayangkara FC U-20. Dia menyesal karena sudah mencoreng nama baik klub dan Timnas Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Fadly merupakan salah satu pemain muda potensial yang kerap membela timnas kelompok umur, mulai dari U-16 hingga U-17. Penyerang kelahiran Timika, Papua Tengah itu sudah mencatatkan 22 pertandingan bersama Timnas Indonesia U-17 dan U-16 dengan koleksi delapan gol.

"Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," ucap Fadly.

"Untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia. Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya," lanjutnya.

Siap Menerima Segala Sanksi

Fadly secara tegas mengatakan bahwa dirinya siap menerima segala sanksi yang akan dijatuhkan kepadanya atas insiden tersebut. Hingga artikel ini ditulis, belum ada keputusan yang diambil oleh panitia penyelenggara (panpel).

"Saya siap menerima sanksi yang setimpal atas tindakan saya. Dan saya berjanji tidak akan mengulangi tindakan tersebut," katanya.

"Dan semoga tindakan saya memberikan saya pelajaran yang baik untuk ke depannya agar saya bisa menjaga emosi dan jauh lebih baik," tutup penyerang berusia 17 tahun itu.

Fadly Alberto Minta Maaf Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Dewa United

Read Entire Article
Bisnis | Football |