Arema FC Terpukul Usai Kalah Derbi Lawan Persebaya, Janji Segera Bangkit

2 days ago 18

Liputan6.com, Jakarta - Arema FC harus menelan pil pahit usai dihajar Persebaya Surabaya pada laga Derbi Jatim di pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Kekalahan telak ini bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga pukulan serius bagi mental tim.

Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4), Singo Edan tak mampu mengimbangi agresivitas lawan. Skor 0-4 menjadi cermin betapa jauhnya performa Arema FC dari ekspektasi.

Hasil ini datang di momen yang krusial bagi Arema FC yang sebelumnya sempat menunjukkan tren positif. Namun, kekalahan ini justru menghapus optimisme dan memunculkan tanda tanya besar terhadap konsistensi tim.

Manajemen klub pun tak tinggal diam melihat situasi tersebut. Evaluasi menyeluruh menjadi langkah wajib untuk menyelamatkan sisa musim yang masih tersisa.

Evaluasi dan Janji Bangkit

Kekalahan dari Persebaya langsung memantik respons tegas dari manajemen Arema FC. General Manager klub, Yusrinal Fitriandi, menilai hasil tersebut sebagai alarm keras yang tidak boleh diabaikan.

"Kami sangat memahami kekecewaan Aremania. Harapan besar semula ada pada laga derbi ini, sebab setelah tren positif saat melawan Persib. Namun hasilnya beda," ujar pria yang biasa disapa Inal itu.

Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk pembenaran atas performa buruk di lapangan. Seluruh elemen tim diminta bertanggung jawab dan segera melakukan perbaikan.

"Untuk itu kami instruksikan secara tegas kepada tim agar empat laga tersisa harus menghasilkan poin maksimal sebagai pembuktian profesionalisme mereka," imbuhnya.

Faktor Teknis dan Dukungan Aremania

Manajemen Arema FC juga mengakui adanya faktor teknis yang memengaruhi performa tim di lapangan. Salah satu yang disorot adalah padatnya jadwal pertandingan dalam waktu berdekatan.

Dalam periode singkat, Arema FC harus menghadapi dua laga berat melawan Persib dan Persebaya dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada kebugaran dan fokus pemain.

Meski demikian, manajemen tidak ingin menjadikan hal tersebut sebagai alasan utama. Evaluasi tetap dilakukan dengan fokus pada peningkatan performa secara menyeluruh.

"Kami berterima kasih kepada Aremania yang luar biasa dalam memberikan dukungan serta tetap respek dengan menyampaikan evaluasi secara elegan. Kami mengajak semua pihak untuk melihat ini murni sebagai persoalan teknis sepak bola," pungkas Yusrinal.

Sumber: I.League

Marc Klok Ungkap Skenario Persib Juara BRI Super League: Mudah, 5 Kali Main, 5 Kali Menang

Read Entire Article
Bisnis | Football |