Bhayangkara FC Klaim Henry Doumbia Jadi Korban Rasisme dari Kapten Persib Marc Klok

6 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Penyerang Bhayangkara FC Henry Doumbia dilaporkan menjadi korban rasisme yang dilakukan oleh kapten Persib Bandung, Marc Klok. Insiden itu terjadi saat kedua tim bentrok di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung pada Kamis (30/4). 

Laporan Henry Doumbia menerima aksi rasisme dari Marc Klok disampaikan secara langsung oleh Bhayangkara FC melalui akun media sosial resmi pada Sabtu (2/5) pagi. The Guardians of Saburai menginformasikan hal itu dalam klarifikasi terkait viralnya video perdebatan antara Wahyu Subo Seto dan Marc Klok di lorong pemain.

"Terkait dengan beredarnya video perdebatan antara kapten Bhayangkara Presisi Lampung FC Wahyu Subo Seto yang tersebar luas di media sosial, manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dinilai wajib meluruskan kenapa kejadian tersebut terjadi," tulis pernyataan resmi Bhayangkara FC.

"Pada laga kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC menjamu Persib Bandung di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis (30/4), diakui striker Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia, jika dirinya menerima aksi rasis dari Marc Klok pada babak pertama," sambung rilis resmi klub.

Terjadi di Babak Pertama

Dalam pernyataan resmi tersebut, Bhayangkara FC menjelaskan kronologi aksi rasisme yang dilakukan terhadap Henry Doumbia. Kejadian itu muncul pada babak pertama.

Henry Doumbia, disebut memberitahukan aksi rasisme itu kepada Wahyu Subo Seto selaku kapten tim. Wahyu kemudian mendatangi Klok untuk menanyakan langsung. 

"Diakhir babak pertama, Henry Doumbia memberitahukan aksi rasis yang diterimanya kepada Wahyu Subo Seto sebagai kapten tim. Mendengar laporan yang disampaikan Henry, setelah peluit akhir babak pertama dibunyikan Wahyu Subo Seto langsung mendatangi Marc Klok," ungkap Bhayangkara FC.

"Sama-sama menuju ruang ganti, Wahyu Subo Seto mendatangi Mack Klok dengan maksud mengkonfirmasi ucapan rasis yang ditujukan kepada Henry Doumbia. Momen-momen perdebatan itulah yang terekam dalam video-video yang viral di media sosial," tambah laporannya.

Langsung Bersurat ke PSSI

Manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC pun langsung mengambil langkah cepat. Selepas laga yang berakhir dengan skor 2-4 untuk kemenangan Persib, mereka melaporkan kejadian itu kepada Match Commisioner.

Selain itu, Bhayangkara FC juga menyebut sudah mengirimkan surat kepada Komite Disiplin PSSI terkait aksi rasisme yang dilakukan Klok. Manajemen The Guardians of Saburai mengecam aksi tersebut.

"Terkait dengan aksi rasis yang diterima Henry Doumbia, selepas pertandin- gan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC langsung melaporkan aksi rasis Marc Klok kepada Match Com yang bertugas di laga tersebut dan juga langsung bersurat kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI," jelas Bhayangkara FC.

'Bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC aksi rasis baik di dalam dan di luar sepak bola adalah hal yang tidak bisa diterima," tutupnya.

Jadwal Semifinal Piala Uber 2026 dan Link Live Streaming Indonesia vs Korea Selatan

Read Entire Article
Bisnis | Football |