Arsenal Jaga Peluang Quattrick Gelar, Jadwal Neraka Menanti di Depan Mata

1 month ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal menjaga kans merebut empat gelar musim ini usai menyingkirkan Portsmouth pada babak ketiga Piala FA. Kini durabilitas mereka dalam mencetak quattrick kembali diuji lewat jadwal padat di depan mata. 

The Gunners bakal melakoni enam pertandingan hingga akhir bulan. 

Mereka meladeni Chelsea (Carabao Cup, 15 Januari), Nottingham Forest (Liga Inggris, 18 Januari), Inter Milan (Liga Champions, 21 Januari), Manchester United (Liga Inggris, 25 Januari), Kairat Almaty (Liga Champions, 29 Januari), dan Leeds United (Carabao Cup, 31 Janiari).

Periode tersebut akan menjadi ujian nyata bagi kualitas dan kedalaman skuad yang menjadi kekuatan utama Arsenal pada musim ini.

Manajer Mikel Arteta pun menegaskan bahwa setiap elemen dalam tim memiliki peran krusial untuk melewati jadwal padat itu.

“Mereka (para pemain cadangan) tahu, semua memiliki peran penting. Setiap orang memiliki kesempatan untuk bermain dan terlibat. Setiap orang harus berkontribusi dan demi mencapai apa yang kita inginkan bersama,” tegasnya, dilansir Sky Sports.

Arsenal bangkit dan menang 3-2 atas Bournemouth, Minggu (4/1/2026) dini hari WIB. Declan Rice jadi pahlawan dengan dua gol meski baru pulih cedera. Mikel Arteta menyebutnya gelandang terbaik dunia dan menyoroti mental tim di laga krusial Premier Leag...

Hattrick Spesial Martinelli Bungkam Kritik

Meladeni Portsmouth, Arsenal sempat dikejutkan oleh gol cepat dari tuan rumah yang dicetak Colby Bishop saat pertandingan baru berjalan 3 menit. Namun, The Gunners tidak panik dan langsung mengambil alih kendali permainan. 

Bintang muda asal Brasil, Gabriel Martinelli, menjadi buah bibir dalam pertandingan ini setelah berhasil mencetak hat-trick pertamanya untuk Arsenal. Penampilan ini menjadi jawaban bagi para kritikus yang menghujatnya akibat insiden yang melibatkan dirinya dengan pemain Liverpool Conor Bradley.

Martinelli menunjukkan mentalnya dengan tetap fokus pada performanya di lapangan hijau daripada memedulikan komentar negatif di media sosial.

Gol-gol yang ia sarangkan pada menit ke-25, 51, dan 72 membuktikan bahwa ketajamannya sebagai penyerang sayap tetap berada pada level tertinggi dan ia mampu memikul tanggung jawab tim.

Senjata Mematikan Arsenal

Salah satu aspek yang paling menonjol dari kemenangan Arsenal di Fratton Park adalah efektivitas mereka dalam memanfaatkan situasi bola mati atau set piece.

Dua dari tiga gol yang dibawa oleh Martinelli berawal dari skema tendangan sudut yang sangat terencana dan sulit untuk diantisipasi oleh lini pertahanan Portsmouth. Selain itu, Arsenal mendapat keuntungan dari gol bunuh diri pemain lawan, Andre Dozzell.

Dominasi dalam bola mati ini menunjukkan bahwa Arsenal telah berlatih sangat keras untuk memaksimalkan setiap peluang sekecil apa pun, guna memecah kebuntuan dan menghancurkan mental tim lawan.

Langkah The Gunners ke Putaran Keempat

Kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 4-1 ini tidak hanya membawa Arsenal lolos ke putaran keempat FA Cup, tetapi memberikan suntikan kepercayaan diri bagi seluruh skuad.

Keberhasilan membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu menunjukkan kematangan taktik dan mental yang dimiliki oleh para pemain muda Meriam London.

Lanjut Baca:

Diperkenalkan PSSI, John Herdman Angkut Anak dan Istri ke Indonesia

Read Entire Article
Bisnis | Football |