AS Kirim Kapal Induk Ketiga, Full Bawa Jet Tempur ke Timteng

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kapal induk Amerika Serikat, USS George H.W, Bush telah tiba di Timur Tengah pada Rabu (23/4), sehingga menambah jumlah kapal perang raksasa AS yang beroperasi di wilayah itu menjadi tiga.

"Kapal Bush berlayar di Samudra Hindia, di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS (CENTCOM) pada 23 April, demikian pernyataan CENTCOM di X.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataan tersebut, CENTCOM mengunggah gambar USS Bush dengan dek kapal yang dipenuhi dengan pesawat tempur. Kapal induk kedua USS Gerald R. Ford saat ini beroperasi di Laut Merah, sementara kapal ketiga USS Abraham Lincoln juga berada di wilayah tersebut.

Dilansir AFP, pengerahan kapal induk George Bush ke Timur Tengah terjadi saat dua minggu gencatan senjata AS-Israel dan Iran, yang telah diperpanjang tanpa batas waktu per pekan ini.

Kehadiran tiga kapal induk ini juga menandai konsentrasi signifikan kekuatan Angkatan Laut AS di wilayah tersebut di tengah konflik.

Sebelumnya kapal induk Gerald R. Ford sempat berlayar ke Kroasia untuk perbaikan selama beberapa pekan, setelah kebakaran di ruang cuci di atas kapal pada 12 Maret. Usai perbaikan, kapal induk terbesar di dunia itu telah kembali beroperasi.

Ford telah berada di laut selama lebih dari 10 bulan, di mana AS juga meluncurkan serangan terhadap kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba di perairan Karibia.

Tembak kapal penebar ranjau

Presiden AS Donald Trump pada Kamis (23/4) meminta Angkatan Laut AS untuk menembak dan membinasakan setiap kapal yang menebar ranjau di Selat Hormuz.

Trump kembali memperlihatkan kejengkelannya terhadap Iran yang masih menutup Selat Hormuz dan ogah negosiasi lanjutan dengan AS di Pakistan.

"Tembak dan hancurkan kapal apa pun, meskipun kapal kecil (Semua kapal angkatan laut mereka, 159 di antaranya, berada di dasar laut!), yang memasang ranjau di perairan Selat Hormuz" dalam unggahan di media sosial miliknya, Truth Social.

"Tidak boleh ada keraguan. Selain itu, kapal penyapu ranjau kita sedang membersihkan Selat saat ini. Dengan ini saya memerintahkan aktivitas tersebut untuk dilanjutkan, tetapi dengan tiga kali lipat!" tulisnya.

Pernyataan Trump tersebut disampaikan beberapa jam setelah memecat Menteri Angkatan Laut John Phelan pekan ini, gara-gara dinilai lamban selama perang AS-Israel dengan Iran.

[Gambas:Twitter]

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Bisnis | Football |