Atletico Madrid vs Arsenal: The Gunners Dibuat Menderita di Metropolitano

2 days ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Pertarungan sengit tersaji saat Atletico Madrid menjamu Arsenal pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026. Laga yang digelar di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB itu berakhir imbang 1-1.

Kedua tim tampil agresif sejak awal dengan intensitas pressing tinggi yang membuat permainan berjalan panas. Arsenal sempat unggul lebih dulu sebelum tuan rumah bangkit di babak kedua.

Gol pembuka Arsenal hadir menjelang turun minum lewat eksekusi penalti Viktor Gyokeres. Namun, Atletico membalas melalui penalti Julian Alvarez yang membuat skor kembali seimbang.

Hasil ini membuat Arsenal sedikit di atas angin karena leg kedua akan berlangsung di Emirates Stadium. Meski begitu, Mikel Arteta mengakui timnya harus bekerja sangat keras di markas Atletico.

Arteta Blak-blakan: Arsenal Menderita di Kandang Atletico

Laga berjalan ketat sejak menit awal dengan kedua tim saling menekan tanpa kompromi. Arsenal mencoba mengontrol tempo, tetapi Atletico terus memberikan tekanan intens.

Gol pertama datang setelah Gyokeres dijatuhkan David Hancko di kotak penalti. Penyerang Arsenal itu sendiri yang maju sebagai algojo dan sukses menaklukkan Jan Oblak pada menit ke-44.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Atletico mendapatkan penalti di babak kedua. Bola sepakan Marcos Llorente mengenai tangan Ben White, dan Julian Alvarez menuntaskan tugasnya dengan baik pada menit ke-56.

Arteta tak menampik bahwa bermain di kandang Atletico selalu menjadi ujian berat bagi tim mana pun. “Di sini [di Estadio Metropolitano], Anda harus menderita. Banyak tim telah menderita di sini, termasuk beberapa tim terbaik di dunia. Kami memiliki beberapa momen bagus dalam pertandingan dan momen di mana kami harus menderita. Marginnya sangat tipis,” ujarnya pada Movistar+.

Awal Babak Kedua Jadi Sorotan, Arteta Tak Puas

Selepas jeda, Arsenal tampak kehilangan kendali permainan untuk beberapa saat. Atletico memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan tekanan dan akhirnya menyamakan kedudukan.

Selain gol penyeimbang, Atletico juga membuat Arsenal kesulitan mengembangkan permainan. Transisi cepat dan agresivitas tuan rumah membuat lini tengah Arsenal kerepotan.

Arsenal sebenarnya sempat mendapatkan peluang emas untuk kembali unggul lewat penalti di menit ke-78. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah wasit meninjau VAR terkait pelanggaran terhadap Eberechi Eze.

Arteta secara terbuka mengkritik performa timnya di awal babak kedua. "Saya tidak suka bagaimana kami memulai babak kedua. Kami kurang mengontrol permainan. Kami lebih menyukai 15 menit terakhir," beber Arteta.

Statistik Atletico Madrid vs Arsenal

Penguasaan Bola: Atletico Madrid 52% - 48% Arsenal

Expected Goals (xG): Atletico Madrid 2,22 - 1,50 Arsenal

Total Tembakan: Atletico Madrid 18 - 11 Arsenal

Tembakan Tepat Sasaran: Atletico Madrid 4 - 2 Arsenal

Peluang Besar: Atletico Madrid 3 - 2 Arsenal

Peluang Besar Terbuang: Atletico Madrid 2 - 1 Arsenal

Umpan Akurat: Atletico Madrid 420 (83%) - 422 (88%) Arsenal

Pelanggaran: Atletico Madrid 7 - 11 Arsenal

Sepak Pojok: Atletico Madrid 6 - 1 Arsenal

(Movistar+)

Pecahkan Rekor Dunia, Duo Bali Persembahkan Emas Pertama Indonesia di Asian Beach Games 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |