Bintang Real Madrid Dikecam, Alonso Ikut Disalahkan Usai Kekalahan Mengejutkan dari Benfica

1 month ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Kebangkitan Real Madrid di bawah asuhan Alvaro Arbeloa hanya berlangsung tiga pertandingan. Di laga selanjutny Madrid kalah telak 2-4 dari Benfica di Liga Champions, Rabu waktu setempat. Bahkan, akibat kekalahan di malam yang mengejutkan di Estadio da Luz membuat Los Blancos kehilangan tempat otomatis di babak 16 besar.

Kylian Mbappe memberi Madrid keunggulan pada menit 30 hingga Andreas Schjelderup menyamakan kedudukan di menit 36. Kemudian Vangelis Pavlidis membawa timnya unggul melalui tendangan penalti di akhir babak pertama.

Keadaan semakin buruk bagi anak asuh Arbeloa ketika Schjelderup membuat skor menjadi 3-1, tetapi Mbappe membawa Los Blancos kembali ke permainan. Drama kemudian terjadi di menit-menit akhir ketika Raul Asencio dan Rodrygo sama-sama diusir dari lapangan.

Benfica mendapatkan tendangan sudut tepat di menit-menit terakhir dan kiper mereka, Anatoliy Trubin, maju ke depan saat tim asuhan Jose Mourinho berada di ambang eliminasi. Namun, sang kiper menyundul bola masuk ke gawang untuk mencetak gol keempat dan mengejutkan pemegang rekor tersebut.

Kekalahan ini adalah mimpi buruk bagi Madrid yang tampaknya telah berbalik arah akhir-akhir ini. Jelas bahwa masih ada masalah dalam tim dan para penggemar mendesak Arbeloa untuk mencoret salah satu pemain inti.

Huijsen Dikecam Usai Kekalahan dari Benfica

Seorang penggemar berpendapat bahwa ia tidak dapat terus berpasangan dengan Asencio di lini pertahanan: "Kita tidak bisa berbuat apa-apa dengan duet Asencio dan Huijsen."

Penggemar lain memberikan penilaian suram terhadap pemain Spanyol itu: "Huijsen adalah bek terburuk kami dalam sejarah, bahkan lebih buruk daripada Vallejo."

Salah satu penggemar membela Thibaut Courtois dan menyalahkan Huijsen atas performa pertahanan yang buruk: "Tanpa Courtois, pertandingan akan berakhir 6-2. Dia benar-benar pemain terakhir yang bisa disalahkan ketika Anda memiliki Huijsen di depan Anda."

Lawan Madrid Selanjutnya

Penggemar lain selain mengecam mantan pemain Bournemouth itu, juga menyalahkan Xabi Alonso karena membawanya ke Bernabeu: "Huijsen dan Carreras adalah yang terburuk, Xabi merusak klub ini."

Madrid akan menghadapi Benfica atau Bodo/Glimt di babak play-off setelah kekalahan mereka melawan tim asuhan Mourinho malam ini. Ada kemungkinan besar Huijsen tidak akan menjadi starter dalam pertandingan itu mengingat penampilan buruk yang dialaminya melawan Crystal Palace.

Huijsen berbicara awal bulan ini tentang merasa kembali ke performa terbaiknya di tengah musim debut yang sulit di Madrid. Pemain asal Spanyol itu menyatakan bahwa kurangnya kebugaran telah berperan dalam performa buruknya dan para penggemar dapat segera melihat kembali pemain seperti dulu di Bournemouth.

Belum Mampu Penuhi Ekspektasi

Sulit untuk melupakan bahwa Los Blancos menghabiskan 59,5 juta euro untuk pemain berusia 20 tahun itu setelah menyaksikan penampilannya yang mengesankan di Liga Premier. Namun, ia belum mampu memenuhi ekspektasi dan Arbeloa mungkin perlu mempertimbangkan untuk mencadangkannya.

Hal itu seharusnya dimulai akhir pekan ini ketika Madrid menjamu Raya Vallecano di La Liga. Sangat penting bagi tim untuk bangkit kembali setelah malam yang sangat bermasalah di Portugal.

Diincar Juventus, Manchester United Siap Lepas Joshua Zirkzee di Januari 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |