Bonus SEA Games 2025 Cair 14 Hari Usai Penutupan, Begini Rinciannya

1 month ago 31

Liputan6.com, Jakarta - Bonus SEA Games 2025 sudah diberikan kepada para atlet peraih medali oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis 8 Januari. Pencairan bonus sangat cepat selang 14 hari usai SEA Games 2025 resmi ditutup di Thailand.

Penyerahan bonus dilakukan langsung oleh Prabowo kepada para atlet di Istana Negara. Hal ini makin memperkuat perhatian besar pemerintah terhadap olahraga nasional. Ini juga menjadi penghargaan besar Presiden Prabowo untuk para pahlawan olahraga yang tidak kenal menyerah dalam mengibarkan Merah Putih di ajang pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara.

“Hadirnya Bapak Presiden Prabowo Subianto menyerahkan langsung bonus kepada para atlet dan pelatih itu menunjukan makin besarnya perhatian Kepala Negara terhadap putra-putri terbaik olahraga Indonesia di ajang SEA Games. Setelah meningkatkan jumlah bonus kini Presiden Prabowo menyerahkan langsung kepada para atlet. Tentu ini perhatian yang luar biasa,” kata Ketua Umum Komite Olimpiasde Indonesia (KOI)/NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari yang hadir langsung menyaksikan acara penyerahan bonus oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Okto memuji cepatnya pencairan bonus dan besarnya bonus untuk para atlet di SEA Games 2025. Menurut Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari, langkah Presiden Prabowo mencerminkan kehadiran langsung negara dalam menghargai perjuangan para atlet dan pelatih yang telah mengorbankan tenaga dan waktu dalam mempersiapkan diri.

“Ini adalah bentuk perhatian nyata Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama bangsa. Negara hadir, tidak hanya memberi apresiasi, tetapi juga memastikan atlet mendapatkan penghargaan yang layak dan tepat waktu,” ujar Okto.

Okto menyampaikan bahwa kebijakan bonus kepada atlet terbesar sepanjang sejarah SEA Games ini mencerminkan perhatian langsung Presiden Prabowo terhadap para atlet dan masa depan olahraga nasional.

NOC Indonesia memandang keberhasilan SEA Games Thailand 2025 sebagai fondasi menuju agenda multievent berikutnya, termasuk Asian Games Nagoya 2026, Youth Olympic Games Dakkar 2026 hingga Olimpiade Los Angeles 2028.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa ketika seluruh elemen olahraga Indonesia bergerak bersama, dengan kepemimpinan, tata kelola, sehingga atlet Tim Indonesia mampu bersaing dan berprestasi secara berkelanjutan,” ungkap Okto.

Lanjut baca

SEA Games 2025 menjadi prestasi bersejarah bagi olahraga Indonesia. Di Thailand, Indonesia mampu menempati peringkat kedua klasemen akhir untuk pertama kalinya sejak 1995, dengan raihan 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu, melampaui target awal 80 medali emas. NOC Indonesia menilai capaian tersebut merupakan buah dari kolaborasi menyeluruh, melibatkan pemerintah, kementerian dan lembaga, federasi cabang olahraga, pelatih, ofisial, serta para atlet. Peran tim Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, bersama tim dari NOC Indonesia, dinilai krusial dalam memastikan kesiapan teknis, koordinasi, serta perlindungan kepentingan atlet selama kompetisi berlangsung. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menegaskan bahwa penyaluran bonus dilakukan secara langsung dan transparan sebagai bentuk akuntabilitas negara kepada atlet. “Untuk memastikan transparansi, bonus disalurkan langsung kepada atlet dan pelatih. Ini adalah bentuk penghargaan negara sekaligus amanah untuk masa depan mereka,” kata Erick Thohir.

Read Entire Article
Bisnis | Football |