Brentford vs Arsenal: David Raya Tetap Optimistis The Gunners Masih di Jalur Juara

2 weeks ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Kiper utama Arsenal, David Raya, menegaskan timnya masih berada di posisi ideal untuk meraih gelar juara Liga Inggris musim 2025/2026.

Pernyataan itu ia lontarkan usai hasil imbang 1-1 kontra Brentford di G-Tech Community Stadium, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB, yang membuat jarak Arsenal di puncak klasemen kian menipis.

Tambahan satu poin membuat skuad besutan Mikel Arteta mengoleksi 57 poin dari 26 pertandingan, hanya terpaut tiga angka dari peringkat kedua, Manchester City, yang terus menekan dalam perburuan gelar. Dengan 12 laga tersisa, persaingan dipastikan semakin sengit dan margin kesalahan kian tipis.

Optimisme David Raya

Arsenal sempat berada di jalur kemenangan setelah winger Inggris, Noni Madueke, memecah kebuntuan pada menit ke-61. Gol tersebut lahir dari periode dominasi The Gunners di babak kedua, saat mereka tampil lebih agresif dan mampu mengontrol tempo permainan.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Sepuluh menit berselang, Keane Lewis-Potter menyamakan kedudukan melalui situasi bola mati yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh lini pertahanan Arsenal. Gol tersebut menjadi pukulan bagi tim tamu yang sebelumnya terlihat nyaman menguasai pertandingan.

Raya mengakui timnya kecewa hanya membawa pulang satu poin, tetapi ia menekankan pentingnya menjaga soliditas tim di tengah tekanan perebutan gelar.

“Tentu kami kecewa hanya mendapatkan satu poin. Tapi ini tempat yang sulit untuk didatangi. Kami harus tetap bersatu. Kami masih dalam posisi yang sangat bagus dan akan terus melaju,” ujar Raya kepada TNT Sports.

Kurang Maksimal di Momen Krusial

Menurut Raya, Arsenal sebenarnya sudah merespons dengan baik tantangan dari tuan rumah. Mereka mampu mencetak gol di babak kedua dan sempat terlihat mengendalikan jalannya laga. Namun, ia mengakui Brentford tampil berbahaya dalam skema bola mati, celah yang akhirnya dimanfaatkan untuk mencuri gol penyeimbang.

Kiper asal Spanyol itu juga menyoroti kegagalan timnya memaksimalkan sejumlah peluang emas yang tercipta setelah skor kembali imbang. Dalam laga dengan tensi tinggi seperti ini, efektivitas di depan gawang menjadi pembeda antara satu poin dan tiga poin.

“Kami punya peluang untuk memenangkan pertandingan, tetapi tidak memaksimalkannya. Sekarang kami harus fokus pada diri sendiri,” tegasnya.

Mental Juara Diuji

Hasil imbang ini memang belum menggoyahkan posisi Arsenal di puncak klasemen. Namun dengan jadwal yang semakin padat dan tekanan dari Manchester City yang konsisten meraih kemenangan, konsistensi akan menjadi kunci utama.

Dengan 12 laga tersisa, setiap pertandingan ibarat final. Raya dan rekan-rekannya kini dihadapkan pada ujian mental dan kedewasaan tim dalam menjaga fokus.

Jika mampu belajar dari hasil di markas Brentford dan memperbaiki detail kecil, terutama dalam mengantisipasi bola mati, Arsenal tetap memiliki peluang besar untuk mengangkat trofi di akhir musim.

Sumber: TNT Sports

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Manchester United Sudah Tentukan Kandidat Prioritas untuk Pelatih Permanen, Bukan Michael Carrick

Read Entire Article
Bisnis | Football |