Cerita David Villa Hampir Berseragam Real Madrid, tapi Justru Berakhir Jadi Legenda Barcelona

2 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Nama David Villa identik dengan Barcelona dan kejayaan sepak bola Spanyol. Namun, sedikit yang tahu bahwa karier sang striker hampir mengambil arah yang sangat berbeda.

Pada musim panas 2009, Villa nyaris bergabung dengan Real Madrid. Transfer tersebut bahkan dianggap sudah hampir selesai oleh banyak pihak di Valencia.

Namun, kesepakatan itu batal pada saat-saat terakhir. Valencia tiba-tiba menarik diri dari negosiasi sehingga kepindahan Villa ke Santiago Bernabeu tidak pernah terjadi.

Setahun kemudian, cerita karier Villa berubah drastis. Ia justru bergabung dengan Barcelona dan kemudian menjadi bagian penting dalam salah satu era terbaik klub Catalan tersebut.

Transfer ke Real Madrid yang Batal di Menit Terakhir

David Villa baru-baru ini mengenang momen tersebut saat menjadi tamu di podcast Jose Ramon de la Morena. Ia mengakui bahwa dirinya sendiri tidak benar-benar memahami mengapa transfer itu gagal.

Villa menjelaskan bahwa semua proses negosiasi ditangani oleh agennya. Ia hanya menerima informasi perkembangan situasi dari pihak yang mengurus kesepakatan tersebut.

“Jujur, saya tidak benar-benar tahu apa yang bisa terjadi pada saat-saat terakhir itu,” katanya kepada Mundo Deportivo soal transfer yang gagal ke Real Madrid.

“Saya memiliki agen yang melakukan pekerjaan itu, dan saya sangat menghormatinya. Tidak ada yang menodongkan pistol ke kepala saya untuk membuat saya menandatangani kontrak dengan klausul pelepasan €150 juta,” tambahnya.

Dari Transfer Gagal ke Jalan Menuju Barcelona

Villa mengaku bahwa dirinya baru mengetahui kegagalan transfer tersebut setelah diberi tahu bahwa Valencia menarik diri dari pembicaraan dengan Real Madrid.

Ia menegaskan bahwa proses tersebut sepenuhnya merupakan urusan antar klub. Sebagai pemain, ia hanya menunggu keputusan akhir.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi karena itu adalah negosiasi antar klub,” katanya.

“Setelah ditandatangani, kita akan melihat semuanya. Saya tenang. Mereka memberi tahu saya bahwa negosiasi sedang berlangsung, kemudian saya diberitahu bahwa Valencia telah menarik diri dan bahwa saya tidak akan pergi.”

Pindah ke Barcelona dan jadi Legenda

Alih-alih kecewa, Villa justru menunjukkan sikap profesional. Ia langsung bersiap menjalani pramusim bersama Valencia seperti biasa.

“Saya berkata, baiklah, saya tidak akan pergi ke mana pun. Kapan pramusim dimulai?” katanya saat itu.

“Apakah saya salah? Yah, saya tidak tahu apakah saya salah, tetapi Anda tidak bisa mengubah siapa diri Anda.”

Setelah bertahan satu musim lagi di Valencia, Villa akhirnya pindah ke Barcelona pada tahun 2010 dengan biaya sekitar €40 juta. Bersama Blaugrana, ia mencetak 48 gol dan 19 assist serta meraih gelar Liga Champions.

Sumber: Madrid Universal

Pesona Gerard Martin: Bek 24 Tahun yang Diam-Diam Jadi Senjata Rahasia Baru Barcelona

Read Entire Article
Bisnis | Football |