Chelsea dan 10 Rekrutan Barunya: Siapa yang Sudah Bersinar?

4 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea menjalani awal musim yang belum sepenuhnya meyakinkan di bawah Xabi Alonso. Dari lima pertandingan Premier League, The Blues meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang, sementara persoalan di lini belakang masih menjadi pekerjaan besar.

Situasi tersebut semakin menarik karena Alonso harus membentuk tim dengan banyak wajah baru. Total 10 pemain datang pada musim panas dan masing-masing menghadapi tantangan berbeda untuk mendapatkan tempat di skuad utama.

Ada pemain yang langsung memberikan kontribusi, ada pula yang bahkan belum menjalani debut. Perbedaan tersebut memperlihatkan bagaimana proses adaptasi para rekrutan Chelsea sejauh ini.

Morgan Rogers Langsung Memberi Dampak

Morgan Rogers menjadi salah satu pemain baru yang paling cepat menyatu dengan permainan Chelsea. Ia sudah mencatat tiga gol dan empat assist dalam tujuh penampilan.

Rogers menjadi bagian penting dari lini depan bersama Pedro dan Cole Palmer. Permainannya membantu Chelsea tampil agresif dan membuatnya berpeluang menjadi salah satu rekrutan paling berpengaruh pada akhir musim.

Nilai transfernya yang mencapai £117 juta (sekitar Rp2,79 triliun) memang membawa tekanan besar. Namun, kontribusi awal Rogers menunjukkan bahwa ia mampu memberikan peningkatan nyata untuk tim.

Welbeck dan Chavarría Melebihi Ekspektasi

Danny Welbeck juga memberikan kontribusi positif meski datang sebagai pelapis João Pedro. Penyerang berusia 35 tahun itu mencetak tiga gol dalam dua penampilan sebagai starter di Carabao Cup.

Welbeck belum mampu melanjutkan produktivitas tersebut ketika tampil di Premier League melawan Brentford. Namun, perannya sebagai pemain pelapis sudah berjalan sesuai harapan.

Pep Chavarría juga menjadi kejutan menarik. Bek kiri berusia 28 tahun itu awalnya datang tanpa ekspektasi besar, tetapi energi dan keberaniannya membuat sebagian pendukung Chelsea ingin melihatnya lebih sering menjadi starter.

Lacroix dan Martinez Masih Dicari Konsistensinya

Maxence Lacroix sudah tampil tujuh kali dan mendapat tanggung jawab besar di lini belakang. Ia sempat tampil solid ketika menghadapi Fulham dan Brighton, tetapi beberapa penampilan berikutnya membuat penilaiannya kembali berimbang.

Emiliano Martínez juga belum tampil buruk, tetapi belum memberikan perubahan besar dibandingkan Robert Sánchez. Ia sudah tampil empat kali, sementara Chelsea kebobolan 10 gol dalam empat pertandingan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Martínez didatangkan untuk memberikan pengalaman dan ketenangan di belakang. Namun, selama pertahanan Chelsea masih mudah kebobolan, performanya akan terus mendapat perhatian.

Read Entire Article
Bisnis | Football |