Chelsea Kedatangan Liam Rosenior, Bagaimana Nasib Raheem Sterling dan Axel Disasi?

1 month ago 22

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea mulai membuka peluang rekonsiliasi bagi pemain-pemain yang tersisih dari skuad utama. Dua nama yang mencuat adalah Raheem Sterling dan Axel Disasi. Keduanya berpotensi mendapat jalan keluar dari status “bomb squad” setelah pelatih anyar The Blues, Liam Rosenior, memastikan akan segera menggelar pembicaraan dengan mereka.

Sterling dan Disasi saat ini berada dalam situasi yang tak lazim. Meski masih terikat kontrak, keduanya menjalani sesi latihan terpisah, baik dari sisi waktu maupun lokasi, jauh dari skuad utama Chelsea.

Kondisi ini berlangsung sejak musim panas lalu, seiring keputusan klub memasukkan mereka ke dalam daftar jual dan menutup pintu peran reguler di tim utama.

Rencana Rosenior

Rosenior, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala, menegaskan bahwa komunikasi menjadi prioritas awalnya. Ia mengaku ingin mendengar langsung pandangan kedua pemain sebelum mengambil keputusan lanjutan.

“Ini bulan Januari. Saya akan berbicara dengan mereka. Raheem punya karier yang luar biasa dan saya sangat menghormatinya. Axel juga pemain yang sejak lama saya sukai,” ujar Rosenior.

“Saya harus berdiskusi dengan mereka dan juga dengan klub. Saat ini saya sedang menyusun prioritas, dan itu akan saya lakukan dalam beberapa hari ke depan.”

Situasi Sterling menjadi sorotan tersendiri. Winger berusia 30 tahun itu sudah terasing dari tim senior sejak musim panas, setelah dinyatakan tak masuk rencana pelatih sebelumnya, Enzo Maresca. Padahal, Sterling masih memiliki sisa kontrak dua tahun dengan nilai gaji lebih dari 300 ribu poundsterling per pekan.

Sterling di Chelsea

Karier Sterling di Chelsea memang tengah berada di persimpangan. Setelah dipinjamkan ke Arsenal musim lalu, kontribusinya dinilai jauh dari harapan.

Dari 28 penampilan di semua kompetisi, hanya 13 kali ia tampil sebagai starter dan mencetak satu gol. Performa tersebut membuat masa depannya semakin abu-abu.

Pada bursa transfer musim panas, Sterling sempat diminati Napoli, Bayern Munich, hingga sejumlah klub London. Namun ia menolak seluruh pendekatan tersebut.

Preferensinya kala itu adalah tetap bertahan di London demi dekat dengan anak-anaknya, meski tak menutup kemungkinan pindah jika tawaran yang tepat datang. Hingga hari terakhir bursa, masa depannya tetap tak jelas, mengulang ketidakpastian serupa yang terjadi setahun sebelumnya.

Lanjut baca

Sementara itu, Disasi juga mengalami nasib serupa. Bek yang didatangkan dengan biaya besar pada musim 2023/24 itu belum menemukan tempat di proyek baru Chelsea dan memilih bertahan meski peluang pindah sementara sempat terbuka. Di tengah ketidakpastian, Sterling tetap menjaga kebugaran dengan berlatih secara mandiri bersama tim performa pribadi yang dipimpin Ben Rosenblatt, mantan staf Timnas Inggris. Awal Januari ini, West Ham dikabarkan sempat membahas opsi peminjaman Sterling, namun sang pemain disebut hanya tertarik pada transfer permanen.

Read Entire Article
Bisnis | Football |