Federico Valverde Bantah Dipukul Tchouameni, Ungkap Fakta di Balik Keributan Panas Latihan Madrid

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Suasana ruang ganti Real Madrid sedang memanas setelah muncul kabar mengejutkan soal keributan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni. Insiden itu disebut terjadi setelah sesi latihan pada Kamis di Valdebebas dan langsung menghebohkan publik Spanyol.

Laporan yang beredar menyebut Valverde sampai terjatuh dan kehilangan kesadaran usai terkena pukulan dalam pertengkaran tersebut. Gelandang asal Uruguay itu bahkan dikabarkan harus dibawa ke rumah sakit menggunakan kursi roda karena mengalami luka di bagian kepala.

Situasi memanas setelah sebelumnya kedua pemain juga disebut sudah terlibat adu mulut pada sesi latihan hari sebelumnya. Ketegangan semakin membesar karena Valverde diyakini menuduh Tchouameni membocorkan konflik internal ruang ganti kepada media.

Di tengah derasnya rumor yang berkembang, Valverde akhirnya buka suara melalui media sosial pribadinya. Ia membantah adanya pemukulan dari Tchouameni dan mencoba meluruskan kronologi sebenarnya dari insiden panas tersebut.

Valverde Akui Ada Perselisihan, Tapi Bantah Dipukul Tchouameni

Keributan antara Valverde dan Tchouameni memang benar terjadi di pusat latihan Real Madrid. Namun, Valverde menegaskan bahwa cerita yang menyebut dirinya dipukul rekan setimnya tidak sepenuhnya benar.

Meski begitu, Valverde memastikan luka di kepalanya bukan disebabkan pukulan langsung dari Tchouameni. Ia mengaku terbentur meja saat jatuh.

“Kemarin saya mengalami insiden dengan rekan satu tim selama sesi latihan. Kelelahan akibat kompetisi dan frustrasi membuat semuanya tampak berlebihan. Di ruang ganti biasa, hal-hal seperti ini bisa terjadi dan biasanya diselesaikan secara internal tanpa menjadi pengetahuan publik," tulisnya di Story Instagram, via Football Espana.

“Hari ini kami mengalami perselisihan lain. Selama pertengkaran, saya secara tidak sengaja terbentur meja, menyebabkan luka kecil di dahi saya yang membutuhkan kunjungan rutin ke rumah sakit. Sama sekali tidak ada rekan setim saya yang memukul saya, dan saya juga tidak memukulnya, meskipun saya mengerti lebih mudah bagi Anda untuk percaya bahwa kami berkelahi atau itu disengaja, tetapi itu tidak terjadi."

Valverde Minta Maaf atas Insiden Panas di Ruang Ganti Madrid

Valverde juga mengakui emosinya sedang tidak stabil karena musim sulit yang dijalani Real Madrid. Eliminasi dari Liga Champions dan tekanan besar di akhir musim disebut membuat suasana tim semakin sensitif.

Valverde merasa frustrasi melihat performa tim yang dianggap jauh dari harapan dan akhirnya membuat dirinya terlibat perselisihan yang menurutnya seharusnya tidak perlu terjadi. Ia pun menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada rekan setim, klub, dan para pendukung Real Madrid. "Saya merasa bahwa kemarahan saya tentang situasi ini, frustrasi saya melihat beberapa dari kami berjuang untuk melewati akhir musim, memberikan yang terbaik, mendorong saya sampai pada titik berdebat dengan rekan setim. Saya minta maaf. Saya benar-benar minta maaf karena situasi ini menyakiti saya, momen yang kita lalui ini menyakitkan," tegasnya. “Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya, dan saya tidak bisa acuh tak acuh terhadapnya. Hasilnya adalah akumulasi hal-hal yang berujung pada perkelahian yang tidak masuk akal, merusak citra saya dan menimbulkan keraguan bahwa mereka akan mengarang cerita, memfitnah, dan menambah bahan bakar pada api insiden."

Read Entire Article
Bisnis | Football |