Fenomena Mal Dipagari Tinggi, Pengusaha Ungkap Alasan Sebenarnya

16 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Mal besar di Jakarta hingga Surabaya dikabarkan memasang pagar dengan tinggi sekitar 2,5 hingga 3 meter. Beberapa di antaranya, yakni Mal Kota Kasablanka dan Gandaria City di Jakarta, serta Pakuwon Mall Surabaya, Pakuwon City Mall, Royal Plaza, dan Tunjungan Plaza di Surabaya.

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menegaskan pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan bukan merupakan kebijakan baru ataupun instruksi dari asosiasi. Keputusan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing pengelola mal.

Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, mengatakan banyak pusat perbelanjaan telah dilengkapi pagar sejak pertama kali dibangun. Sementara itu, mal yang baru memasang pagar belakangan ini umumnya melakukannya untuk menjaga ketertiban di lingkungan pusat perbelanjaan.

“Pemasangan pagar di pusat perbelanjaan bukan hal baru. Banyak pusat perbelanjaan yang sejak dibangun telah dilengkapi dengan pagar,” kata Alphonzus kepada Liputan6.com, Sabtu (1/8/2026).

Menurut dia, pemasangan pagar dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing pengelola dan tidak berkaitan dengan adanya aturan atau kebijakan baru.

“Jika sekarang ada beberapa pusat perbelanjaan yang baru mulai memasang pagar, itu lebih dikarenakan untuk kepentingan ketertiban saja,” ujarnya.

Titik Jalur Penyelenggaraan Aksi

Alphonzus menjelaskan, sejumlah pusat perbelanjaan berada di lokasi yang kerap menjadi jalur atau titik penyelenggaraan aksi demonstrasi. Dalam kondisi tersebut, pengelola memerlukan batas atau perimeter yang jelas untuk mendukung pengaturan keamanan dan ketertiban.

“Ada juga pusat perbelanjaan yang berlokasi di area yang sering dilintasi ataupun berdekatan dengan lokasi demonstrasi, sehingga pengelola memerlukan batas ataupun perimeter yang jelas untuk kepentingan ketertiban,” katanya.

APPBI menegaskan tidak ada kebijakan yang mewajibkan seluruh pusat perbelanjaan memasang pagar.

"Tidak ada kebijakan khusus perihal keharusan pemasangan pagar. Hal itu diserahkan kepada keputusan masing-masing pusat perbelanjaan," tutur Alphonzus.

Tidak Ada Masalah Serius

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso buka suara mengenai pembangunan pagar tinggi di sekitar pusat perbelanjaan atau mal. Menurutnya, tidak ada masalah serius terkait pemasangan pagar tersebut.

Budi merespons kondisi sejumlah mal yang kini memiliki pagar untuk membatasi akses. Ia mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan asosiasi pengusaha mal terkait hal ini.

"Oh enggak, enggak ada masalah, enggak ada. Enggak, enggak. Kita dari koordinasi dengan Hippindo, dengan Apindo, dengan APPBI enggak ada masalah kok, enggak ada isu itu," kata Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Dia menjelaskan telah mendapat penjelasan dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) terkait pembangunan pagar tersebut. Menurutnya, situasi tetap kondusif dan tidak ada kendala berarti.

"Enggak ada masalah kok, enggak ada isu apa-apa. Enggak ada, enggak ada isu terkait ya apa pun enggak ada. Aman-aman saja enggak ada masalah," jelas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |