Gianluigi Buffon Ikuti Jejak Presiden FIGC, Tanggung Jawab Atas Kegagalan Italia ke Piala Dunia 2026

3 weeks ago 26

Liputan6.com, Jakarta - Keputusan besar diambil oleh Gianluigi Buffon pasca kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026. Legenda hidup berusia 48 tahun itu memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Delegasi Timnas Italia, mengikuti jejak Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina.

Buffon yang pernah membawa Timnas Italia juara dunia empat kali, mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun media sosial Instagram pribadinya pada Kamis (2/4) malam WIB.

Eks kiper Juventus ini menyatakan bahwa keputusan mundurnya merupakan sebagai bentuk tanggung jawab setelah Timnas Italia kalah adu penalti dari Bosnia Herzegovina dalam Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. 

"Mengundurkan diri semenit setelah pertandingan melawan Bosnia berakhir adalah tindakan mendesak, tindakan yang datang dari lubuk hati saya," tulis Buffon dalam Instagramnya.

"Sespontan air mata dan rasa sakit di hati saya yang saya tahu saya rasakan bersama kalian semua. Saya diminta untuk menunggu sampai semua orang punya waktu untuk merenung," tambah dia.

Susul Jejak Gabriele Gravina

Diakui Buffon, langkahnya ini tak lepas dari keputusan Gabriele Gravina, selaku Presiden FIGC. Gravina diketahui memutuskan mundur beberapa jam sebelum Buffon mengumumkan masa depannya.

Gabriele Gravina menanggalkan jabatan yang telah diemban sejak 2018 setelah melakukan pertemuan di markas besar FIGC di Roma yang melibatkan Presiden Gabriele Gravina dan para presiden cabang dari berbagai federasi.

"Sekarang Presiden Gravina telah memilih untuk mundur, saya merasa bebas untuk melakukan apa yang saya rasa sebagai tindakan yang bertanggung jawab, karena, terlepas dari keyakinan tulus saya bahwa saya telah membangun begitu banyak hal dalam hal semangat tim dan kerja sama tim, dalam waktu yang sangat singkat yang tersedia untuk tim nasional," kata Buffon.

"Tujuan utama adalah membawa Italia kembali ke Piala Dunia. Dan kami tidak berhasil. Adalah tepat untuk memberi mereka yang datang setelah saya kebebasan untuk memilih orang yang mereka anggap terbaik untuk mengisi peran saya," jelasnya menambahkan.

Bersyukur Terlibat di Timnas Italia

Gianluigi Buffon telah menjabat posisi Ketua Delegasi Timnas Italia sejak 5 Agustus 2023. Selama hampir tiga tahun, dia mengaku sangat bersyukur dan terhomat bisa menjalankan peran barunya di FIGC pasca pensiun.

Buffon pun mengaku cukup menikmati segala proses yang dijalankan, mulai dari bersinergi dengan tim senior dan usia muda hingga terkait pembinaan usia dini sepak bola Italia.

"Mewakili tim nasional adalah suatu kehormatan bagi saya dan sebuah gairah yang telah menguasai saya sejak saya masih kecil," ucapnya.

"Saya menyimpan semuanya di dalam hati saya, dengan rasa syukur atas hak istimewa dan pelajaran yang, bahkan dalam epilognya yang menyakitkan, pengalaman intens ini berikan kepada saya," tutup Buffon.

Steven Gerrard Prediksi Masa Depan Mohamed Salah, Bukan ke Chelsea atau Arsenal

Read Entire Article
Bisnis | Football |