Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Rabu setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang Iran sebagai balasan atas upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS di Timur Tengah.
Dikutip dari CNBC, Kamis (30/7/2026), harga minyak mentah Brent yang menjadi patokan global melonjak 7,9% dan ditutup pada US$ 90,74 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS melesat 6,6% menjadi US$ 84,46 per barel.
Lonjakan harga minyak terjadi setelah Trump mengatakan kepada Fox News bahwa Iran "akan menerima pukulan" setelah Korps Garda Revolusi Iran meluncurkan rudal balistik ke arah pasukan AS.
"Kami akan menyerang mereka dengan keras," kata Trump.
Iran menargetkan sebuah pangkalan AS di Yordania. Komando Pusat AS atau United States Central Command (CENTCOM) menyatakan rudal tersebut berhasil dicegat.
Serangan tersebut mengakhiri jeda singkat dalam pertempuran. Sebelumnya, harga minyak sempat turun pada awal pekan karena konflik di Timur Tengah dinilai mulai mengarah pada deeskalasi.
Kepala Strategi Komoditas RBC Capital Markets Helima Croft mengatakan pihaknya masih sangat skeptis terhadap kemungkinan tercapainya terobosan diplomatik besar dalam waktu dekat.
"Kami tetap sangat skeptis bahwa kita berada di ambang terobosan diplomatik besar yang akan menyelesaikan kebuntuan nuklir yang memicu perang lima bulan lalu atau memungkinkan normalisasi lalu lintas maritim," kata Croft dalam catatan kepada klien pada Selasa.
Fasilitas Minyak Arab Saudi Jadi Sasaran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2803419/original/000559000_1557714861-fujairah.jpg)
Perbesar
Ketegangan juga meningkat setelah kelompok milisi di Irak yang bersekutu dengan Iran meluncurkan drone ke fasilitas minyak di wilayah Riyadh dan kawasan timur Arab Saudi.
Informasi tersebut disampaikan Saudi Press Agency (SPA), kantor berita milik pemerintah Arab Saudi.
Sebagai balasan, menurut keterangan CENTCOM, pesawat tempur AS dan Arab Saudi melancarkan serangan gabungan terhadap milisi Irak pada Selasa.
Sementara itu, kelompok Houthi di Yaman yang menjadi sekutu Iran mengatakan pada Senin bahwa mereka menargetkan infrastruktur jaringan pipa Arab Saudi. Infrastruktur tersebut digunakan untuk mengangkut minyak menuju terminal ekspor Yanbu di Laut Merah.
Arab Saudi mengandalkan jaringan pipa tersebut untuk mengekspor minyak karena aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz terganggu akibat serangan Iran.
Iran dan Houthi berupaya mengendalikan lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz dan kawasan selatan Laut Merah. Kedua jalur tersebut merupakan titik strategis bagi ekspor minyak dari Timur Tengah.
Iran juga berulang kali menyerang kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz sepanjang bulan ini.
Pada pekan lalu, Houthi mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi dan mengklaim telah menyerang dua kapal tanker di Laut Merah.
Kondisi tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap keamanan jalur perdagangan energi dan kelancaran pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah.
Pasar Dinilai Terlalu Cepat Berharap Damai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)
Perbesar
Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat prospek perdamaian kembali dipertanyakan. Sebelumnya, ekspektasi deeskalasi konflik sempat menekan harga minyak karena pasar berharap risiko gangguan pasokan akan berkurang.
Senior Commodity Strategist TD Securities Ryan McKay menilai pasar terlalu cepat bereaksi terhadap harapan terciptanya perdamaian baru.
"Pasar terlalu cepat mengambil kesimpulan atas harapan munculnya kembali perdamaian, terutama mengingat Iran bersikeras mengendalikan Selat tersebut dalam kesepakatan potensial apa pun," ujar McKay dalam catatan pada Rabu.
Selat Hormuz menjadi salah satu perhatian utama pasar karena memiliki posisi penting dalam perdagangan minyak global. Ketegangan yang mengganggu arus pelayaran melalui jalur tersebut dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan energi.
"Kami terus melihat berkurangnya arus pasokan dan semakin ketatnya pasar energi global sebagai faktor yang mendukung kenaikan harga minyak lebih lanjut," kata McKay.
Perkembangan konflik antara AS dan Iran, serta aktivitas kelompok yang bersekutu dengan Teheran, kini menjadi perhatian pelaku pasar.
Ancaman serangan balasan AS serta gangguan terhadap jalur ekspor minyak membuat risiko pasokan kembali menjadi faktor utama yang menopang harga minyak dunia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311693/original/045749900_1785420617-Salinan_P1040423.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3194079/original/097851200_1596032514-Foto_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4786089/original/073203300_1711511148-IMAGE-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4568454/original/005043500_1694165723-1New.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496548/original/047916700_1770548034-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425389/original/041424300_1764224864-Direktur_Utama_Bulog_Memperlihatkan_Beras_Yang_Dikirim_Ke_Batam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457547/original/055326500_1767005788-1__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/971553/original/024164100_1440977167-samsung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4599370/original/000850200_1696478772-611bf427-1663-4644-9eec-741b0d9fa412.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8068079/original/094363900_1780912927-Foto1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382998/original/053653000_1760612390-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9306218/original/065667800_1784868260-IMG20260724091730.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295142/original/069729000_1783915656-mbg8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310615/original/088655600_1785325870-IMG_2460.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310804/original/001692600_1785370401-AP26210732321904.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309013/original/069225700_1785214716-107347162-1702486289346-gettyimages-1852400117-_cf23021_tuz1gxpa.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310803/original/066467200_1785370280-AP26210732326152.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4262477/original/011907100_1671104508-cashless-society-2-a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/835074/original/095573900_1427174835-The-Fed-1-20150324-Johan.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555739/original/056117800_1776213813-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531431/original/019405300_1773589357-000_A3CF2CW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560933/original/088200900_1776731974-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_15.07.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560905/original/019311600_1776725194-20260420_174400.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553294/original/001238200_1775928032-mikel_arteta_arsenal_bournemouth_ap_dave_shopland.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370975/original/007032600_1759611794-real_madrid_vs_villarreal_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559698/original/045930200_1776610483-mohamed-salah-liverpool-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560954/original/028950200_1776732944-AP26108524647906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5172592/original/009955900_1742775107-turki.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563386/original/026686800_1776861153-AMBIENCE-1514.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551676/original/045695900_1775734474-1000285337.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553299/original/066224500_1775928630-Barcelona_s_Lamine_Yamal__left__celebrates_after_Ferran_Torres.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469675/original/080141400_1768165839-lamine-yamal-eduardo-camavinga-alvaro-carreras-barcelona-real-madrid-menggiring-bola-piala-super-spanyol.jpg)


