Inter Milan: Gaya Komunikasi Chivu Menuai Kritikan

9 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Mantan bek legendaris Italia, Fulvio Collovati, memberikan komentar tajam terhadap pelatih Inter Milan saat ini, Cristian Chivu. Meskipun tim menunjukkan performa gemilang di liga, gaya bicara sang manajer dinilai kurang tepat oleh publik.

Inter Milan kini berada di ambang sejarah besar untuk merengkuh gelar juara Liga Italia yang ke-21. Pasukan Chivu unggul sepuluh poin dari rival sekota mereka, AC Milan, di papan klasemen sementara.

Chivu berpeluang mengawinkan gelar liga dengan trofi Coppa Italia kesepuluh sepanjang sejarah klub. Namun, performa terbaru tim saat melawan Como memicu perdebatan mengenai konsistensi mereka di kompetisi domestik.

Kritik Tajam Terkait Komunikasi Publik

Collovati mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap cara Chivu menanggapi berbagai situasi di media massa baru-baru ini. Ia menganggap pembelaan Chivu terhadap kesalahan pemain seperti Alessandro Bastoni sangat tidak masuk akal bagi pengamat sepak bola.

"Saya tidak menghargai gaya komunikasinya dalam beberapa pekan terakhir, padahal sebelumnya saya menghormatinya," ungkap Collovati dilansir dari FCInter1908. Sang legenda mempertanyakan alasan Chivu yang merasa timnya tidak mendapat apresiasi setelah disingkirkan Bodo/Glimt di Liga Champions.

Menatap Derby dan Ambisi Scudetto

Meskipun ada gesekan terkait komunikasi, posisi Inter Milan di puncak klasemen tetap kokoh dan sulit terkejar. Collovati menegaskan bahwa hasil Derby della Madonnina mendatang tidak akan mengubah kenyataan bahwa gelar juara sudah menjadi milik Nerazzurri.

Akan tetapi, fokus tim sedikit terbagi setelah hasil imbang tanpa gol melawan Como pada laga semifinal Coppa Italia. Chivu harus segera memperbaiki atmosfer internal agar tim tetap tajam saat menghadapi tantangan di sisa musim ini.

"Gelar juara liga sudah dipastikan menjadi milik Inter dengan penuh prestasi," tambah Collovati mengenai persaingan musim ini. Hal ini memberikan rasa tenang bagi pendukung, tapi perbaikan sikap di depan media tetap menjadi catatan penting.

Sumber: Sempre Inter

Elkan Baggott Berpeluang Comeback ke Timnas Indonesia Era John Herdman untuk FIFA Series 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |