Iran Setop Serang Negara Tetangga di Timteng: Kecuali Mereka Meyerang

4 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Iran menyatakan akan menangguhkan serangan terhadap negara tetangga mereka di Timur Tengah kecuali serangan datang dari negara tersebut.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa dewan kepemimpinan sementara telah menyetujui penangguhan serangan terhadap negara-negara tetangga kecuali serangan terhadap Iran datang dari negara-negara tersebut, Sabtu (7/3).

Dilansir dari Reuters, pengumuman itu muncul ketika Iran terus melancarkan serangan di wilayah tersebut sebagai tanggapan atas serangan AS-Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeklaim berhasil menghancurkan sejumlah aset militer Amerika Serikat di sejumlah negara-negara Teluk.

Mengutip dari Al Jazeera, IRGC menyatakan bahwa mereka berhasil membuat 20 aset militer AS di Kuwait, Bahrain, hingga Uni Emirat Arab (UEA) rusak parah.

Terbaru, Iran melancarkan serangan ke kapal tanker minyak AS di pantai Kuwait dan kilang minyak milik Bahrain, Jumat (6/3).

Mengutip Markas Pusat Khatam Al Anbiya, radio pemerintah Iran melaporkan kapal AS tersebut terkena serangan dan terbakar. Markas Pusat Khatam Al Anbiya merupakan badan yang mengambil alih komando operasional angkatan bersenjata Iran pada masa perang.

Selain itu, di hari yang sama, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga menyatakan bahwa "rudal generasi baru" mereka telah menghantam pangkalan-pangkalan Amerika di negara-negara Teluk serta sejumlah lokasi di Israel, termasuk Bandara Ben Gurion, Haifa, dan Tel Aviv.

"Unit drone angkatan laut angkatan bersenjata menargetkan lokasi pasukan AS di Camp Udairi di Kuwait menggunakan drone tempur," demikian pernyataan militer yang disiarkan televisi pemerintah seperti dikutip Al Jazeera.

Camp Buehring, yang sebelumnya dikenal sebagai Udairi, merupakan fasilitas militer utama Amerika Serikat di wilayah barat laut Kuwait.

Dikutip AFP, serangan rudal Iran juga memicu kebakaran di kilang minyak utama milik negara di Bahrain di hari yang sama.

Pusat Komunikasi Bahrain melaporkan kebakaran sempat terjadi di kilang Bapco Energies imbas serangan Iran, namun kemudian berhasil dikendalikan.

(lom/sur)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |