John Herdman Buka-bukaan Alasan Pilih Timnas Indonesia Ketimbang Jamaika

1 month ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman buka-bukaan soal alasannya memilih pekerjaan di Timnas Indonesia saat diperkenalkan dalam konferensi pers, Selasa (13/1/2206).

Padahal, laporan media Honduras, Diez, pada Desember 2025 lalu mengungkap juru taktik asal Inggris itu sebenarnya juga ditawari kesempatan menjadi arsitek di Jamaika.

Berbeda dari Indonesia, negara tersebut masih ada dalam persaingan perebutan tiket Piala Dunia 2026. Mereka akan menjalani play-off antarkonfederasi sebagai perwakilan dari CONCACAF pada Maret 2026.

Ditanyai soal alasannya menolak tawaran Jamaika, Herdman pun buka suara. Dia mengeklaim pilihannya dimotivasi oleh ambisi membangun Timnas Indonesia sekaligus mencetak sejarah meloloskan skuad Garuda ke Piala Dunia 2030.

"Karier saya selama ini adalah soal membangun, bekerja dengan federasi yang punya passion dan visi untuk membawa negara ke tempat yang belum pernah digapai sebelumnya," ujar Herdman di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

"Indonesia negaranya sudah siap. Kami punya pemain, kemampuan, jadi inilah waktu untuk mencapai target kualifikasi (ke Piala Dunia)," imbuhnya.

John Herdman, pelatih yang membawa Kanada ke Piala Dunia 2022, dikabarkan memilih Timnas Indonesia ketimbang Honduras. Media Honduras menyebut Herdman telah sepakat dengan PSSI untuk kontrak 2026–2030, dengan faktor utama nilai kontrak jutaan dolar...

Ulangi Kesuksesan di Kanada

Lebih lanjut, Herdman juga mengungkap keinginannya mengulangi kesuksesan saat di Kanada. Sebagaimana diketahui, dia pernah memainkan peran besar mengantar timnas putri lolos Piala Dunia, bahkan mengakhiri penantian 36 tahun skuad putra ke ajang sepak bola terakbar FIFA.

"Saya pernah kerja sama dengan CONCACAF juga, tapi saya rasa ini (lowongan di Timnas Indonesia) pengalaman besar. Saya ingin ada di sini ketika mereka mengambil langkah untuk lolos (Piala Dunia)," kata Herdman lagi.

"Saya ada di Kanada ketika mereka mengambil langkah itu (lolos Piala Dunia), baik di timnas putri dan timnas putra. Inilah pengalaman paling membahagiakan bagi saya di sepak bola," tegasnya.

Tidak Pedulikan Ranking

John Herdman pun mengaku tak peduli soal ranking Timnas Indonesia. Jay Idzes dan kawan-kawan saat ini hanya menduduki peringkat 122 dunia, sedangkan Jamaika ada di urutan 70 FIFA.

"Ini bukan soal ranking. Saya rasa ada peluang besar buat Indonesia lolos Piala Dunia. Itulah visinya. Saya akan selalu berpikir setiap hari tentang bagaimana membawa negara ini lolos ke Piala Dunia," ucap Herdman.

Tangani U-23

John Herdman sendiri tidak hanya akan bertugas di timnas putra senior Indonesia. Eks pelatih Kanada itu juga diber mandat untuk menangani tim nasional U-23 layaknya era Shin Tae-yong.

Sebelumnya saat Patrick Kluivert memimpin, kendali timnas senior dan U-23 Indonesia dipegang oleh sosok berbeda.

Gerald Vanenburg kala itu bertugas menukangi Garuda Muda, sementara Kluivert fokus menjadi arsitek Timnas Indonesia senior.

Lanjut Baca:

Chelsea Gebrak Bursa Transfer, Gerak Cepat Demi Boyong Wonderkid Norwegia

Read Entire Article
Bisnis | Football |