Juventus dan Vlahovic Bisa Buka Lagi Negosiasi Kontrak

2 weeks ago 19

Liputan6.com, Jakarta - Juventus kembali berada dalam fase penting terkait masa depan Dusan Vlahovic setelah kabar pemulihan cederanya datang lebih cepat dari perkiraan. Situasi ini membuka kemungkinan baru yang sebelumnya hampir tertutup rapat.

Penyerang asal Serbia itu sempat diprediksi akan meninggalkan Turin pada akhir musim karena kontraknya akan segera habis. Akan tetapi, perkembangan terbaru membuat skenario perpisahan tidak lagi mutlak.

Kondisi ini memberikan ruang bagi klub dan pemain untuk meninjau ulang keputusan mereka. Arah pembicaraan kini bergeser dari rencana berpisah menjadi peluang melanjutkan kerja sama.

Pemulihan Cedera dan Faktor Pelatih

Vlahovic mengalami cedera serius pada akhir November dan sempat diperkirakan absen hingga musim semi. Namun, jurnalis La Gazzetta dello Sport, Giovanni Albanese, mengungkapkan bahwa ia bisa kembali bermain pada awal Maret.

Kembalinya sang striker akan menjadi kabar baik bagi pelatih Luciano Spalletti yang merasa kekurangan penyerang murni di dalam skuad. Spalletti sejak awal memandang Vlahovic sebagai pilihan utama sebelum sang pemain menepi karena cedera.

Klub gagal mendatangkan penyerang baru pada bursa transfer musim dingin. Namun, situasi itu bisa teratasi jika Vlahovic segera tersedia dalam beberapa pekan ke depan.

Hubungan kerja dengan Spalletti juga menjadi faktor penting dalam perubahan sikap sang pemain. Ia menilai gaya bermain sang pelatih dapat membantu meningkatkan level permainannya setelah melihat beberapa pemain berkembang pesat.

Negosiasi Kontrak dan Realitas Finansial

Kontrak Vlahovic akan berakhir pada pengujung musim dan gajinya sebesar 12 juta euro bersih per tahun (sekitar Rp210 miliar) dianggap terlalu berat untuk struktur keuangan klub. Oleh karena itu, perpanjangan kontrak hanya mungkin terjadi jika ada penyesuaian gaji secara signifikan.

Awalnya, pihak pemain bersikap keras terhadap tuntutan finansial tersebut. Namun, minimnya tawaran menarik dari klub lain membuat posisinya mulai melunak.

Di sisi lain, manajemen Juventus menyadari bahwa mencari pengganti berkualitas dengan harga terjangkau bukan perkara mudah. Kegagalan merekrut penyerang pada Januari menjadi bukti bahwa pasar tidak selalu menyediakan solusi cepat.

Keputusan mempertahankan Vlahovic juga memberi ruang bagi klub untuk memfokuskan belanja musim panas pada sektor lain. Pendekatan ini dinilai lebih realistis dalam kondisi keuangan saat ini.

Untuk sementara, prioritas utama tetap pada pemulihan sang pemain agar bisa kembali merumput. Dalam masa penantian tersebut, ia tetap memberi dukungan kepada rekan setimnya dari tribun.

Momen itu terlihat ketika ia merayakan gol penyeimbang Pierre Kalulu ke gawang Lazio dengan penuh antusias. Gambaran ini memperlihatkan bahwa keterikatan emosionalnya dengan klub belum sepenuhnya pudar.

Sumber: juvefc

Klasemen Serie A/Liga Italia

Atletico Madrid vs Barcelona: Diego Simeone Sanjung Atmosfer 'Gila' Metropolitano dan Julian Alvarez

Read Entire Article
Bisnis | Football |