Juventus Hajar Cremonese, Luciano Spalletti Bicara Jujur Soal Peluang Rebut Scudetto

1 month ago 28

Liputan6.com, Jakarta - Meski Juventus baru saja menang besar dengan skor 5-0 saat menjamu Cremonese, Selasa (13/1/2025) dini hari WIB, pelatih Luciano Spalletti menonak untuk terhanyut dalam euforia.

Dalam konferensi pers pascapertandingan, Spalletti memberi penilaian yang jujur terhadap posisi timnya dalam peta persaingan Liga Italia musim ini.

Kemenangan telak tersebut memang berhasil membawa Si Nyonya Tua menyamai perolehan poin Napoli dan AS Roma di klasemen dengan masing-masing memiliki 39 angka. Namun, Spalletti bersikap realistis bahkan cenderung keras, bahwa angka di papan klasemen tidak serta-merta menunjukkan kematangan tim yang sesungguhnya.

Ia juga menyatakan, Juventus belum berada di level yang sama dengan Inter Milan maupun Napoli dalam hal kualitas dan konsistensi permainan.

Napoli menunjukkan performa dominan saat menundukkan Atalanta, sementara Juventus kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Fiorentina. Inilah rangkuman hasil lengkap Liga Italia pekan ini, mulai dari kemenangan besar Napoli hingga duel ...

Ambisi Scudetto

Di lain hal, Spalletti menegaskan bahwa Juventus tidak boleh takut untuk masuk ke dalam persaingan perburuan gelar Scudetto. Namun, ia memperingatkan anak asuhannya bahwa masih banyak hal yang harus ditingkatkan untuk benar-benar bersaing dengan tim papan atas lainnya.

Dalam laga tersebut, Spalletti memberikan apresiasi khusus kepada beberapa pemain kunci seperti Weston McKennie, Jonathan David, dan bintang muda Kenan Yildiz yang tampil gemilang. Meski demikian, ia memberikan pesan keras agar skuadnya tetap membumi dan tidak terjebak dalam sikap arogan hanya karena satu hasil positif melawan tim kecil.

"Mereka bermain sangat baik hari ini, tetapi saya tidak ingin melihat sedikit pun rasa puas diri. Arogansi adalah musuh terbesar kami saat ini," ujarnya.

Selain membahas teknis permainan, Spalletti juga menanggapi rumor mengenai masa depannya di Turin. Menanggapi pertanyaan wartawan soal perpanjangan kontrak jangka panjang, pelatih berkepala plontos ini menjawab dengan dingin.

Urusan Kontrak Bukan Prioritas

Di tengah isu perpanjangan kontrak yang mulai berhembus seiring membaiknya performa tim, Spalletti menunjukkan sikap yang tidak kompromi. Ia menolak terjebak dalam pembicaraan masa depan yang dianggapnya bisa mengganggu fokus tim.

Spalletti menyatakan sama sekali tidak tertarik membahas urusan birokrasi kontrak saat ini. Baginya, prioritas tunggal adalah membuktikan kapasitas Juventus di lapangan hijau daripada meributkan kertas kerja di balik meja.

“Saya sudah mengatakan bahwa saya satu-satunya orang yang tidak membutuhkan kontrak saat ini. Kami membicarakannya di awal dengan manajer umum dan sudah sangat jelas, jadi saya benar-benar tidak tertarik membicarakan kontrak,” jawab Spalletti.

Ia mengakui di usianya yang sekarang, melakukan transformasi mental adalah tantangan besar. Namun, Spalletti tetap berkomitmen untuk terus relevan dengan perkembangan sepak bola modern.

Lanjut Baca:

Diincar Liverpool, Bintang Muda Leipzig Ini Siap Login ke Anfield: Saya Penggemar Berat The Reds!

Read Entire Article
Bisnis | Football |