Juventus Murka di Meazza: Kartu Merah Kalulu Picu Kontroversi, Chiellini Desak Evaluasi VAR

2 weeks ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Juventus menelan kekalahan 2-3 saat tandang ke markas Inter Milan pada pekan ke-25 Serie A, Minggu (15/2) dini hari WIB. Duel panas di Giuseppe Meazza itu diwarnai kontroversi besar yang memicu protes keras kubu Bianconeri.

Sorotan tertuju pada kartu merah Pierre Kalulu pada menit ke-42. Bek asal Prancis itu menerima kartu kuning kedua di penghujung babak pertama, membuat Juventus harus bermain dengan sepuluh pemain sepanjang babak kedua.

Insiden tersebut memantik perdebatan karena tayangan ulang memperlihatkan minimnya kontak antara Kalulu dan Alessandro Bastoni. Banyak pihak menilai Bastoni terlalu mudah terjatuh dalam duel tersebut.

Situasi semakin memanas karena VAR tidak dapat melakukan intervensi. Kekalahan ini bukan hanya soal skor, melainkan juga tentang polemik kepemimpinan wasit yang dianggap merugikan Juventus.

Kartu Merah Kalulu dan Batasan VAR yang Dipertanyakan

Kalulu diusir wasit setelah menerima dua kartu kuning di babak pertama. Kartu kuning kedua diberikan usai duel dengan Bastoni, meski tayangan ulang menunjukkan tidak ada kontak signifikan.

Para pemain Juventus langsung melancarkan protes. Kalulu bahkan meminta agar insiden tersebut ditinjau melalui monitor pinggir lapangan, namun permintaan itu tak bisa dipenuhi.

Secara regulasi, VAR memang tidak dapat mengintervensi kartu kuning kedua. Teknologi tersebut hanya berlaku untuk kartu merah langsung, penalti, gol, dan kesalahan identitas. Inilah celah aturan yang kini dipertanyakan.

Babak pertama sendiri berakhir imbang 1-1. Andrea Cambiaso mencetak satu gol sekaligus mencatat gol bunuh diri. Namun situasi berubah total setelah Juventus kehilangan satu pemain dan akhirnya takluk 2-3.

Chiellini Meledak, Desak Evaluasi Kepemimpinan Wasit

Direktur Juventus, Giorgio Chiellini, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyebut keputusan wasit dalam laga besar seperti ini sebagai sesuatu yang tidak layak terjadi.

“Kita tidak bisa berbicara tentang sepak bola setelah apa yang terjadi hari ini,” kata Chiellini kepada Sky Sport Italia.

"Mulai besok mungkin VAR harus diubah, karena tidak dapat diterima bahwa begitu banyak kesalahan terus terjadi bahkan dalam pertandingan besar seperti ini," tegas Chiellini.

Pernyataan itu menegaskan bahwa polemik ini tak berhenti pada satu pertandingan. Juventus secara terbuka meminta evaluasi sistem, bahkan mendesak Gianluca Rocchi selaku penanggung jawab wasit untuk bertanggung jawab.

Sumber: Football Italia

John Herdman Ungkap Pisau Bermata Dua dari Perannya di Timnas Indonesia, Apa Itu?

Read Entire Article
Bisnis | Football |