Juventus Tanpa Vlahovic Lawan Pisa, Luciano Spalletti Beri Bocoran Kapan Sang Striker Kembali

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Juventus dipastikan kehilangan mesin gol utama mereka, Dusan Vlahovic, dalam pertandingan krusial melawan Pisa pada Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. Penyerang asal Serbia tersebut masih memerlukan waktu untuk pemulihan setelah menjalani operasi besar pada Desember lalu.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengonfirmasi bahwa sang pemain belum cukup bugar untuk masuk ke dalam daftar skuad. Keputusan ini diambil demi menjaga kebugaran jangka panjang sang ujung tombak agar terhindar dari risiko cedera susulan.

Target realistis bagi Vlahovic saat ini adalah kembali merumput pada laga berikutnya saat menghadapi Udinese. Staf medis klub terus memantau perkembangan fisik pemain secara intensif selama sesi latihan pekan ini.

"Tidak untuk besok, dia sedang fokus untuk laga melawan Udinese," ujar Luciano Spalletti memberikan keterangan.

Pujian untuk Kontrak Baru Weston McKennie

Di tengah kabar absennya Vlahovic, manajemen Juventus memberikan informasi positif terkait masa depan Weston McKennie. Gelandang asal Amerika Serikat tersebut secara resmi telah menandatangani perpanjangan kontrak untuk tetap bertahan di Turin.

Spalletti menilai langkah klub memperpanjang durasi kerja McKennie merupakan bukti keseriusan dalam menata masa depan tim. Performa impresif sang pemain di bawah asuhan pelatih asal Tuscan itu memang terlihat sangat menonjol.

Sejauh ini, McKennie telah menyumbangkan delapan gol dan tujuh assist dari total 27 penampilannya di musim ini. Statistik tersebut membuktikan betapa krusialnya peran sang gelandang di lini tengah Si Nyonya Tua.

"Juventus menunjukkan bahwa mereka sedang mempersiapkan masa depan dengan benar melalui pemantauan pemain dan perencanaan yang matang," ungkap Luciano Spalletti.

"McKennie adalah pemain yang kuat, pemain yang sangat kuat. Klub melakukan semua yang perlu dilakukan tanpa saya harus mengatakan apa pun," tambahnya.

Teka-teki Posisi Penjaga Gawang Utama

Persaingan di bawah mistar gawang Juventus juga menjadi sorotan tajam setelah Mattia Perin tampil dalam dua pertandingan terakhir. Perin dipercaya untuk menggantikan Michele Di Gregorio yang belakangan ini menerima kritik pedas dari berbagai pihak.

Spalletti merasa tidak adil jika hanya satu pemain saja yang disalahkan atas performa tim yang sedang fluktuatif. Baginya, setiap kesulitan yang dialami di atas lapangan merupakan tanggung jawab kolektif dari seluruh anggota tim.

Meski demikian, sang pelatih masih merahasiakan siapa yang akan berdiri di bawah mistar gawang saat menghadapi Pisa nanti. Keputusan final mengenai susunan pemain inti baru akan diumumkan beberapa jam sebelum pertandingan dimulai.

"Saya akan mengumumkan susunan pemain besok," tutur Luciano Spalletti singkat.

"Mereka berdua melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Saya menyesal mendengar hal-hal tertentu tentang Di Gregorio karena tidak ada gunanya menyalahkan individu ketika kesulitannya bersifat kolektif," pungkasnya.

PSSI Soroti Rasisme di Super League, Larangan Suporter Tandang Tetap Berlaku!

Read Entire Article
Bisnis | Football |