Kejurnas Tinju 2026 Sukses, Perbati Jaring 49 Petinju Potensial

2 weeks ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Kejuaraan Nasional atau Kejurnas Tinju 2026 yang digelar PERBATI di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) DKI Jakarta Ragunan, Jakarta Selatan pada 12-15 Februari 2026 berlangsung lancar dan sukses. Perbati berhasil menjaring petinju muda dari tempat bersejarah yang telah melahirkan atlet-atlet nasional berprestasi internasional ini.

"Misi kita menjadikan kejurnas tinju Perbati dengan penilaian yang fair telah terwujud. Seluruh peserta puas dengan keputusan wasit/juri. Saya berharap dari Ragunan akan lahir petinju muda berbakat dan elit yang bisa mengulang kesuksesan Albert Papilaya Olimpiade dan La Paene Masarah menembus perempat finalis Olimpiade. Albert dan La Paena itu kan lahir dari Ragunan yang dulu dijadikan kawah candradimuka pembinaan atlet pelajar dari berbagai daerah," kata ketua Perbati Ray Zulham Farras Nugraha usai menyerahkan hadiah bagi Tim Tinju DKI Jakarta yang meraih gelar juara umum Kejurnas Tinju Perbati pertama.

Apa yang diungkapkan Ray terkait Ragunan telah melahirkan atlet-atlet berprestasi juga diakui La Paene Masara yang sukses menembus perempat finalis Olimpiade Atlanta 1996.

"Saya dan Albert memang hasil binaan Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP) bermarkas di Ragunan dengan biaya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sekarang PPLP sudah tidak ada lagi yang ada hanya PPOP DKI Jakarta," jelas La Paene Masara yang dihubungi terpisah. Langkah awal yang baik dengan mengedepankan fair play di Kejurnas Tinju Perbati diakui Sonny Rambing, mantan petinju nasional yang menangani Rambing Boxing Camp (BC).

49 Petinju Berkualitas

"Petinju Jawa Tengah memang belum meraih emas di kejurnas tinju Perbati ini karena memang persiapan kami terlalu mepet. Tetapi, saya puas dengan kepemimpinan dan penilaian wasit/juri dan ini harus dipertahankan. Ke depan, saya akan mempersiapkan lebih baik lagi petinju," kata putra pelatih tinju legendaris Sutan Rambing.

Dari hasil penilaian wasit/juri, kata Komisi Teknik Perbati, Bonyx Saweho, telah menjaring 49 petinju berkualitas dari 12 kelas untuk U 19 (8 kelas putra dan 3 kelas putri), 10 kelas U 23 (6 kelas putra dan 4 kelas putri), dan 7 kelas Elite (4 putra dan 3 putri). Rinciannya, kata Bonyx yang juga jebolan PPLP Kemenpora, 17 petinju U 19 tahun (14 putra dan 4 putri), 17 petinju U 23 tahun (10 putra dan 7 putri), dan 15 petinju elit (9 putra dan 6 putri).

"Peraih medali emas di kejurnas ini dipastikan akan dipanggil masuk pelatnas ditambah dengan petinju elit yang tergabung dalam SEA Games ke-33 Thailand. Seperti Vicky Tahumil Junior, Maikhel Roberrd Muskita, Uswatun Hasanah," kata petinju Indonesia yang terakhir tampil di Olimpiade Athena 2004.

Read Entire Article
Bisnis | Football |