Kemampuan Bertahan Amad Diallo Diragukan, Man United Disarankan Angkut Bek Crystal Palace Ini

2 months ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United mulai menemukan ritme di Liga Inggris musim ini. Tim asuhan Ruben Amorim kini bercokol di posisi keenam klasemen sementara setelah mendapat sejumlah hasil positif.

Kemenangan 4-1 atas Wolverhampton di laga terakhir semakin menegaskan kebangkitan Setan Merah. Hasil itu membuat jarak United dengan papan atas semakin tipis.

Persaingan di klasemen pun terbilang ketat. Hanya empat poin yang memisahkan posisi keempat hingga ke-12, membuat setiap laga terasa krusial.

Meski situasi tampak menjanjikan, bayang-bayang masalah tetap menghantui Old Trafford. Salah satu sorotan datang dari lini sayap pertahanan yang dinilai belum sepenuhnya tampil meyakinkan.

Parker Cemas dengan Amad, Munoz Dinilai Lebih Lengkap

Absennya beberapa pemain akibat Piala Afrika menjadi tantangan tersendiri bagi Manchester United. Amad Diallo termasuk salah satu nama yang akan meninggalkan tim dalam periode krusial tersebut.

Namun, kekhawatiran Paul Parker bukan semata soal absensi. Mantan bek United itu menyoroti performa Amad saat dimainkan sebagai bek sayap, terutama dalam aspek bertahan.

Parker mengakui kontribusi Amad saat menyerang cukup membantu tim. Meski begitu, ia menilai ada celah besar yang bisa dimanfaatkan lawan jika United terus memaksakan peran tersebut.

Parker kemudian membandingkan Amad dengan bek sayap Crystal Palace, Daniel Munoz, yang dianggapnya tampil lebih konsisten musim ini. “Jika Anda melihatnya di Crystal Palace, ia [Amad] tidak seperti Amad,” kata Parker pada Goal.

“Ia bisa mengalahkan lawan satu lawan satu lebih sering, tetapi Anda melihat permainan jangka panjang, gambaran yang lebih besar, dan Munoz akan menawarkan lebih banyak hal secara teratur daripada Amad, baik dalam hal menyerang maupun bertahan," klaimnya.

Munoz Bermimpi Kenakan Jersey Manchester United

Daniel Munoz memang sedang menikmati periode terbaik dalam kariernya bersama Crystal Palace. Bek asal Kolombia itu mencatatkan empat gol dan dua assist dari 23 penampilan di semua kompetisi.

Performa impresif tersebut membuat namanya masuk radar sejumlah klub besar Eropa. Munoz pun menyadari bahwa peluang untuk naik level selalu terbuka jika konsistensinya terjaga.

Meski masih terikat kontrak hingga 2028 dan sudah berusia 29 tahun, Munoz tidak menutup ambisi bermain di level tertinggi. Ketertarikan dari klub-klub elite dianggapnya sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya.

Menariknya, Munoz secara terbuka mengungkap mimpi bermain untuk Manchester United. “Pertama-tama, saya pikir ada banyak pembicaraan tentang satu klub atau yang lain,” kata Munoz pada AS. “Jika Anda bertanya kepada saya, bermain untuk salah satu klub ini, entah itu Barcelona, PSG, Real Madrid, atau Manchester United, akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan.”

(Goal/AS)

Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |