Kemenangan Dramatis AC Milan atas Pisa Bukan Sekadar Tiga Poin!

2 weeks ago 22

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan meraih kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Pisa pada pekan ke-25 Serie A 2025/2026. Duel di Arena Garibaldi, Sabtu (14/02/2026), itu berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk Rossoneri.

Laga berjalan jauh lebih ketat dari prediksi awal banyak pihak. Pisa kembali memberi perlawanan sengit seperti saat menahan imbang Milan 2-2 di San Siro pada Oktober lalu.

Ruben Loftus-Cheek membuka keunggulan Milan pada menit ke-39 lewat penyelesaian yang tenang di dalam kotak penalti dengan tandukan kepalanya. Namun, Niclas Fullkrug gagal menggandakan skor setelah eksekusi penaltinya gagal masuk ke gawang Pisa.

Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan lewat Felipe Loyola pada menit ke-71. Akan tetapi, Luka Modric muncul sebagai pahlawan lewat gol pada menit ke-85 setelah bekerja sama apik dengan Samuele Ricci.

Kemenangan yang tak Boleh Terlewatkan Oleh Milan

Tambahan tiga poin ini membuat Milan kini mengoleksi 53 angka dari 24 pertandingan. Mereka duduk di peringkat kedua klasemen sementara dan terpaut lima poin dari sang pemuncak, Inter.

Bagi Modric, kemenangan di Arena Garibaldi bukan sekadar hasil biasa. Ia menegaskan bahwa laga seperti ini bisa menentukan arah perburuan Scudetto musim ini.

“Ini penting bagi kami, kami tidak boleh melewatkan kemenangan hari ini, karena kami tahu poin-poin ini sangat penting untuk tetap bersaing memperebutkan gelar liga, dan kami berhasil,” kata Modric kepada DAZN Italia, via Footbal ltalia.

Ia juga menekankan bahwa setiap pertandingan di Serie A selalu menyulitkan. “Setiap pertandingan di Serie A sangat sulit, jadi kami harus terus bekerja keras, menjadi lebih baik, dan fokus pada pertandingan berikutnya.”

Penyebab Milan Sempat Kebobolan

Meski menang, Milan tak sepenuhnya tampil tanpa cela. Gol penyama kedudukan Pisa di babak kedua menjadi bukti bahwa Rossoneri sempat kehilangan kontrol permainan.

Selepas turun minum, intensitas Milan menurun dan koordinasi lini belakang terlihat kurang rapi. Situasi itu dimanfaatkan Pisa untuk menekan dan akhirnya mencetak gol melalui Loyola.

Modric mengakui timnya kurang waspada pada periode tersebut. “Kami sedikit lengah di babak kedua dan kurang memperhatikan, dan itulah sebabnya mereka mencetak gol.”

Namun respons Milan patut diapresiasi karena langsung meningkatkan tekanan setelah kebobolan. “Jadi kami menekan, maju, dan mencetak gol yang sangat penting bagi kami. Kami senang dengan kemenangan ini,” tegas Modric.

(Football Italia)

Al Nassr vs Al Fateh: Cristiano Ronaldo Akhiri Aksi Mogok, Hanya Butuh 18 Menit untuk Cetak Gol

Read Entire Article
Bisnis | Football |