Klasemen BRI Super League 2025/2026: Persib Bandung Sulit Dikejar

1 week ago 22

Liputan6.com, Jakarta - Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia, BRI Super League 2025/2026, terus menyajikan persaingan sengit di setiap pekannya. Kompetisi telah memasuki babak krusial, dengan sebagian besar tim menyelesaikan 27 pertandingan. Simak klasemen BRI Super League melalui artikel berikut.

Musim ini dimulai pada 8 Agustus 2025, menandai era baru dengan identitas 'Super League' yang diikuti oleh 18 tim terbaik Tanah Air. Format kompetisi penuh diterapkan, di mana juara akan ditentukan oleh tim yang berhasil menduduki posisi teratas pada klasemen akhir.

Peta persaingan di papan atas, tengah, maupun bawah klasemen semakin memanas, menunjukkan ambisi dan perjuangan setiap klub untuk mencapai target masing-target.

Persib Bandung terus menunjukkan performa impresifnya dan kokoh di puncak klasemen BRI Super League 2025/2026. Dengan 64 poin dari 27 pertandingan, tim berjuluk Maung Bandung ini berhasil menciptakan jarak signifikan dengan pesaing terdekatnya. Konsistensi mereka dalam meraih kemenangan menjadi kunci dominasi ini, memperkuat posisi mereka sebagai kandidat kuat juara musim ini.

Di posisi kedua, Borneo FC Samarinda menempel ketat dengan 60 poin, disusul oleh Persija Jakarta yang mengumpulkan 55 poin di peringkat ketiga. Ketiga tim ini menunjukkan kualitas yang mumpuni sepanjang musim, dengan produktivitas gol yang tinggi dan pertahanan yang solid. Persaingan di tiga besar ini diprediksi akan semakin panas hingga akhir musim, mengingat selisih poin yang masih dapat dikejar.

Persaingan Sengit di Papan Tengah

Perebutan posisi di papan tengah klasemen BRI Super League juga tidak kalah menarik. Tim-tim seperti Malut United FC, Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persebaya Surabaya, dan Persita Tangerang saling sikut untuk mendapatkan posisi terbaik. Mereka menunjukkan performa yang fluktuatif, namun tetap berambisi untuk menembus zona atas atau setidaknya mengamankan posisi yang nyaman di klasemen.

Beberapa tim seperti Dewa United Banten FC, PSIM Yogyakarta, Bali United FC, dan Arema FC juga berada dalam kelompok papan tengah dengan selisih poin yang tipis. Setiap pertandingan menjadi sangat krusial bagi mereka untuk memperbaiki posisi dan menghindari tekanan dari tim-tim di bawahnya. Kemenangan atau kekalahan dapat secara drastis mengubah posisi mereka di klasemen sementara.

Perjuangan Tim di Zona Degradasi

Di sisi lain, tim-tim di zona bawah klasemen BRI Super League menghadapi perjuangan berat untuk bertahan di kasta tertinggi. Semen Padang FC dan PSBS Biak saat ini berada di dasar klasemen dengan poin yang minim, menunjukkan tantangan besar yang harus mereka hadapi. Mereka harus segera menemukan formula terbaik untuk meraih kemenangan demi keluar dari zona degradasi.

Madura United FC, Persis Solo, dan Persijap Jepara juga berada dalam posisi yang tidak aman, hanya terpaut beberapa poin dari zona merah. Sisa pertandingan di musim ini akan menjadi penentu nasib mereka, apakah mampu bertahan atau harus turun kasta ke Pegadaian Championship musim depan. Pertandingan-pertandingan terakhir diprediksi akan menjadi laga hidup mati bagi tim-tim ini.

Persaingan BRI Super League Musim Ini

DRAMA GILA! Bayern Munchen Singkirkan Real Madrid, Harry Kane: Malam yang Spesial!

Read Entire Article
Bisnis | Football |