Konsistensi Senyap Borneo FC yang Kini Mengancam Tahta Persib di BRI Super League 2025/2026

4 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Borneo FC terus menunjukkan konsistensi luar biasa dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Meski berada di posisi kedua, Pesut Etam kini memiliki jumlah poin yang sama dengan Persib Bandung di puncak klasemen.

Situasi ini membuat persaingan gelar semakin terbuka jelang lima pekan terakhir musim. Borneo FC tidak lagi sekadar penantang, tetapi sudah menjadi ancaman nyata bagi dominasi Persib.

Keberhasilan menyamai poin Persib tidak datang secara tiba-tiba. Perjalanan panjang dengan performa stabil sejak awal musim menjadi fondasi utama keberhasilan tim asal Samarinda tersebut.

Kemenangan 3-0 atas Semen Padang FC pada pekan ke-29 menjadi bukti konkret konsistensi tersebut. Bermain di Stadion Segiri, Borneo tampil disiplin dan efisien dalam memaksimalkan peluang.

Hasil itu sekaligus menegaskan identitas Borneo FC sebagai tim dengan keseimbangan permainan yang matang. Mereka tidak hanya kuat secara kolektif, tetapi juga memiliki kontribusi individu yang konsisten.

Konsistensi yang Dibangun Sejak Awal Musim

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa timnya tidak baru merasakan tekanan di akhir musim. Ia menyebut motivasi tim sudah terjaga sejak awal kompetisi dimulai.

“Kami sudah menjaga motivasi itu sejak 9 Agustus. Tidak ada satu pekan pun kami keluar dari posisi dua atau tiga besar,” kata mantan pelatih Madura United FC dan Persita Tangerang ini.

Menurut Lefundes, kekuatan utama Borneo FC terletak pada kerja kolektif yang terjaga sepanjang musim. Stabilitas ini membuat mereka mampu bersaing secara konsisten di papan atas klasemen.

“Kami punya dua pemain di daftar top skor, kami tim yang paling banyak mencetak gol, dan kami juga punya pemain dengan assist terbanyak,” imbuhnya.

Mentalitas Lapar dan Kedalaman Skuat Jadi Pembeda

Selain aspek taktik, mentalitas tim juga menjadi elemen penting dalam perjalanan Borneo FC musim ini. Lefundes bahkan mengaku timnya justru termotivasi saat tidak menjadi sorotan utama.

“Saya suka saat orang-orang melupakan kami. Itu membuat pemain semakin lapar dan ingin lebih,” tambahnya.

Di atas lapangan, performa individu turut memperkuat fondasi tim. Nadeo Argawinata tampil konsisten sebagai penjaga gawang utama dengan selalu bermain penuh di setiap laga.

Kontribusi pemain seperti Mariano Peralta dan Rivaldo juga memperlihatkan kedalaman skuat yang dimiliki Borneo FC. Variasi opsi di berbagai lini membuat tim tetap kompetitif dalam situasi berbeda.

Sumber: I.League

Dony Tri Pamungkas Buka Suara soal Rumor Legia Warszawa: Fokus Persija, Tapi Sinyal Eropa Tetap Menyala

Read Entire Article
Bisnis | Football |